Lewati ke konten utama
BPR/BPRS 3 Menit Baca

BPR Syariah Artha Mas Abadi Raih Golden Champion dan Kinerja Sangat Baik Dari Infobank Sharia Award 2026

R

Redaksi

14 October 2026

BPR Syariah Artha Mas Abadi Raih Golden Champion dan Kinerja Sangat Baik Dari Infobank Sharia Award 2026
Foto : Moh Nurhadi Direktur BPR Syariah Artha Mas Abadi saat menerima penghargaan dalam ajang ISA 2026.

PATI, SEPUTARBANK – PT BPR Syariah Artha Mas Abadi (BPRS AMA) kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan dalam ajang Infobank Sharia Award (ISA) 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas konsistensi kinerja keuangan yang positif, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi pengakuan atas pencapaian perusahaan sepanjang 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada 9 Oktober 2026. Direktur Utama BPR Syariah Artha Mas Abadi, Mumu Mubarok, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraih perusahaan.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas dua penghargaan yang berhasil diraih BPRS Artha Mas Abadi. Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen perusahaan dalam menjaga kinerja keuangan agar tetap positif dan sehat,” kata Mumu kepada awak media, Rabu (14/10/2026).

Dua penghargaan yang diraih BPR Syariah AMA meliputi Golden Champion, sebagai pengakuan atas konsistensi kinerja sangat baik selama lima tahun berturut-turut pada periode 2022–2026, serta The Excellent Performance Sharia Rural Economic Bank 2026, yang diberikan berdasarkan penilaian kinerja keuangan tahun buku 2025.

Dalam penilaian tersebut, BPR Syariah AMA masuk kelompok bank syariah dengan aset Rp50 miliar hingga di bawah Rp100 miliar. Dari 59 BPRS yang dinilai dalam kategori tersebut, BPR Syariah AMA berada di urutan ke 3 dari rating 26 BPR Syariah yang terpilih meraih predikat kinerja sangat bagus.

Dari sisi kinerja keuangan, hingga Desember 2025, BPR Syariah Artha Mas Abadi membukukan aset sebesar Rp79,532 miliar. Perusahaan juga mencatatkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp46,792 miliar, penghimpunan dana Rp64,918 miliar, serta laba sebesar Rp2,190 miliar.

Kinerja tersebut turut ditopang sejumlah indikator keuangan yang mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha. BPR Syariah AMA mencatatkan Net Imbalan (NI) sebesar 13,62% dan Return on Assets (ROA) sebesar 3,99%. Sementara itu, rasio Non-Performing Financing (NPF) neto berada di level 2,26%, rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) sebesar 78,4%, serta Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sebesar 23,42%.

Mumu menegaskan, pencapaian tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat fundamental bisnis, menjaga kualitas pembiayaan, serta meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah. Menurutnya, pertumbuhan yang sehat harus berjalan seiring dengan komitmen memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui layanan perbankan syariah yang amanah dan terpercaya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, karyawan, dan nasabah yang telah memberikan doa, kepercayaan, serta dukungan terhadap perjalanan BPR Syariah Artha Mas Abadi.

“Terima kasih kepada seluruh stakeholder, karyawan, dan nasabah atas doa, kepercayaan, serta dukungan yang telah diberikan. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bertumbuh dan memberikan yang terbaik,” ujar Mumu.

Ia menambahkan, BPR Syariah Artha Mas Abadi akan terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat perannya dalam mendorong perkembangan ekonomi melalui layanan keuangan syariah.

“Bersama melangkah, tumbuh, memberikan kebermanfaatan yang berkah, ramah dan amanah serta menjadi solusi keuangan bersama,” tutupnya.

R

Redaksi