BLORA, SEPUTARBANK – BPRS Artha Mas Abadi terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan pendidik. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan edukasi perbankan syariah bagi Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026 tersebut digelar bersamaan dengan pertemuan rutin IGTKI Kecamatan Todanan di Aula Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan (Korwilcam Biddik) Kecamatan Todanan.
Direktur Utama BPRS Artha Mas Abadi, Mumu Mubarok, mengatakan kegiatan tersebut diikuti 83 peserta yang terdiri atas kepala sekolah dan guru dari 38 lembaga Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Todanan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya edukasi dan literasi keuangan dalam rangka mendukung program Bulan Inklusi Keuangan 2026.
“Edukasi seperti ini penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para pendidik, mengenai perbankan dan keuangan syariah. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada peserta, tetapi juga dapat diteruskan kepada keluarga maupun lingkungan masyarakat,” ujar Mumu dalam keterangan yang didapatkan Seputarbank, Kamis (08/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, BPRS Artha Mas Abadi memberikan pemahaman mengenai konsep dasar perbankan syariah, prinsip-prinsip akad dalam produk dan layanan perbankan syariah, serta pentingnya memilih layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan prinsip syariah.
Menurut Mumu, pendidik memiliki peran strategis dalam memperluas pemahaman mengenai literasi keuangan karena dapat menjadi salah satu sumber pengetahuan bagi peserta didik, keluarga, dan lingkungan sekitarnya.
“Kami ingin literasi keuangan syariah semakin dekat dengan masyarakat. Melalui para guru, kami berharap pemahaman mengenai prinsip dan layanan keuangan syariah dapat semakin luas dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan literasi sekaligus inklusi keuangan syariah, khususnya di kalangan pendidik di wilayah Kecamatan Todanan dan sekitarnya.
Selain memahami produk dan layanan perbankan syariah, para peserta juga diharapkan mampu meneruskan informasi yang diperoleh kepada keluarga serta masyarakat di lingkungan masing-masing.
Mumu menambahkan, edukasi dan literasi keuangan syariah menjadi bagian dari komitmen BPRS Artha Mas Abadi untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Bagi kami, edukasi merupakan bagian penting dari upaya memperkenalkan perbankan syariah kepada masyarakat. Kami akan terus mendorong kegiatan literasi agar masyarakat semakin memahami manfaat dan prinsip layanan keuangan syariah,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, BPRS Artha Mas Abadi Pati menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam memperluas literasi keuangan syariah serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai layanan keuangan yang berlandaskan prinsip syariah.