SEPUTARBANK, BENGKULU – Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) bersama Bank Pembangunan Daerah Bengkulu atau Bank Bengkulu menggelar malam puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Tahun XXXVII-2026 di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (21/8/2026).
Mengangkat tema “Bumi Merah Putih Menyatukan Negeri”, kegiatan tersebut mempertemukan jajaran Bank Pembangunan Daerah (BPD) dari berbagai wilayah Indonesia. Selain menjadi agenda tahunan, kegiatan ini sekaligus memperkuat peran Tabungan Simpeda sebagai salah satu produk penghimpunan dana masyarakat milik BPD.
Direktur Utama Bank Bengkulu Iswahyudi mengatakan rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak Rabu (19/8/2026), diawali dengan proses penyegelan alat undian. Agenda kemudian berlanjut dengan gala dinner di Benteng Marlborough pada Kamis (20/8/2026).
Selanjutnya, seminar nasional digelar di Grand Ballroom Hotel Mercure Bengkulu pada Jumat pagi sebelum ditutup dengan malam puncak penarikan undian.
“Malam ini kita akan menyaksikan bersama pengundian hadiah pertama sebesar Rp500 juta dan hadiah kedua sebesar Rp100 juta untuk empat orang pemenang,” ujar Iswahyudi.
Untuk hadiah ketiga hingga kedelapan, proses pengundian telah dilakukan setelah penyegelan alat Undian Nasional Tabungan Simpeda pada Rabu (19/8/2026). Proses tersebut disaksikan oleh perwakilan Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, kepolisian, dan notaris.
Tema Bumi Merah Putih Perkuat Sinergi BPD
Iswahyudi menjelaskan tema “Bumi Merah Putih Menyatukan Negeri” menggambarkan semangat persatuan dan kolaborasi BPD yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, Bengkulu dipilih sebagai tempat berlangsungnya kegiatan bukan sekadar menjadi lokasi penyelenggaraan, tetapi juga menjadi simbol pertemuan BPD dari berbagai penjuru Tanah Air.
“Merah putih adalah simbol persatuan kita. Dari Bengkulu, dari Sumatra, dari berbagai penjuru Indonesia kita bertemu dalam satu semangat, satu kebersamaan, dan satu tujuan. Di Bumi Merah Putih kita bersatu, di Bumi Merah Putih kita bersinergi, di Bumi Merah Putih bank-bank daerah bersatu untuk kemajuan negeri,” kata Iswahyudi.
Saldo Simpeda Capai Rp75 Triliun
Ketua Umum Asbanda Agus Haryoto Widodo mengungkapkan Tabungan Simpeda secara nasional telah menghimpun saldo sekitar Rp75 triliun.
Menurut Agus, besarnya saldo tersebut tidak hanya menggambarkan kemampuan BPD dalam menghimpun dana, tetapi juga menjadi indikator tingginya kepercayaan masyarakat terhadap produk Tabungan Simpeda.
“Saldo Tabungan Simpeda secara nasional sudah mencapai Rp75 triliun, angka yang luar biasa. Tetapi bagi kami yang jauh lebih penting adalah kepercayaan masyarakat yang ada di belakangnya sebagai penabung Simpeda,” ungkap Agus.
Ia menegaskan dana masyarakat yang dihimpun melalui Simpeda tidak berhenti sebagai simpanan, tetapi kembali disalurkan melalui pembiayaan untuk mendukung aktivitas ekonomi.
“Uang yang Bapak dan Ibu tabungkan tidak diam. Dana tersebut dikelola dengan hati-hati dan kemudian disalurkan kembali menjadi pembiayaan kepada masyarakat, kepada UMKM, dunia usaha, dan menggerakkan ekonomi,” jelasnya.
Simpeda Didorong Semakin Digital
Agus juga menyoroti pentingnya transformasi digital untuk menjaga relevansi Simpeda di tengah perubahan kebiasaan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan.
Ia berharap Tabungan Simpeda dapat semakin mudah digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembayaran, belanja, transfer hingga transaksi digital lainnya.
“Kami ingin Simpeda semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, untuk membayar, untuk belanja, untuk transfer, dan untuk transaksi digital,” katanya.
Menurut Agus, 27 BPD di Indonesia perlu terus memperkuat inovasi, memperluas jaringan merchant, meningkatkan kualitas layanan digital, serta membangun ekosistem pembayaran yang semakin terintegrasi.
“Simpeda harus semakin modern, semakin digital, semakin mudah digunakan, tetapi tetap mempunyai satu kekuatan yang tidak boleh hilang, yakni dekat dengan masyarakat,” tegasnya.
Namun, transformasi digital tersebut tetap harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan. Bagi Agus, kepercayaan nasabah merupakan nilai yang jauh lebih penting dibandingkan hadiah undian.
“Hadiah terbesar bagi nasabah bukan hanya hadiah undian malam ini. Hadiah terbesar yang harus diberikan BPD setiap hari adalah kepercayaan, keamanan, kemudahan, dan pelayanan yang semakin baik,” ujarnya.
Pemenang Undian Nasional Simpeda 2026
Penarikan Undian Nasional Simpeda Tahun XXXVII-2026 dengan total hadiah sebesar Rp3 miliar ini disaksikan dan disahkan oleh perwakilan dari dinas sosial, kepolisian, dan notaris.
Hadiah utama sebesar Rp500 juta dimenangkan oleh nasabah dari Bank Kalbar. Sementara hadiah kedua masing-masing Rp100 juta diraih empat nasabah, yakni nasabah Bank Kalsel, Bank Jakarta, Bank BPD DIY, dan Bank Bengkulu sebagai tuan rumah.
Nasabah Bank Bengkulu yang memperoleh hadiah tersebut adalah Devi Rahmawati dari Capem Sudirman Kota.
Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, jajaran direksi BPD, serta sejumlah pemangku kepentingan. Malam puncak juga dimeriahkan penampilan grup musik Ungu.
Tak hanya menyediakan hadiah bagi nasabah Simpeda, Bank Bengkulu juga menambah sejumlah hadiah bagi masyarakat yang hadir menyaksikan malam puncak pengundian.
Hadiah tersebut berupa 1 unit sepeda motor dan 3 unit telepon genggam demi menarik masyarakat untuk hadir sekaligus menjadi sarana sosialisasi Tabungan Simpeda.
Pada kesempatan yang sama, Asbanda mengumumkan Bank Kalsel sebagai tuan rumah Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda berikutnya. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di Kalimantan Selatan pada April 2027.
Selain itu, dalam rangkaian acara juga dilakukan penyerahan bantuan senilai Rp50 juta untuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).