SEPUTARBANK, JAKARTA – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) terus memperluas ekosistem bisnis dan layanan keuangan syariah dengan merambah sektor olahraga, khususnya sepak bola.
Langkah ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan dua klub sepak bola, yakni Persikad Depok dan Persiraja Banda Aceh.
Dikutip Seputarbank dari rilis yang diterbitkan Bank Syariah Nasional (BSN), Kamis (08/10/2026), kerja sama ini menjadi bagian dari upaya Bank BSN untuk memperluas pemanfaatan layanan keuangan syariah melalui komunitas olahraga yang memiliki basis penggemar besar dan kedekatan dengan masyarakat.
Melalui kolaborasi tersebut, Bank BSN akan mengeksplorasi berbagai peluang sinergi, mulai dari pemanfaatan layanan perbankan syariah, transaksi digital melalui Bale Syariah by BSN, hingga pengembangan ekosistem pembayaran yang mendukung aktivitas klub dan komunitas suporter.
Kerja sama ini juga diarahkan untuk membuka peluang pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kedua klub. Dengan demikian, aktivitas sepak bola diharapkan tidak hanya menjadi sarana hiburan dan pengembangan prestasi olahraga, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Kolaborasi Bank BSN dengan Persikad Depok dan Persiraja Banda Aceh turut membuka ruang pengembangan solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan ekosistem sepak bola. Hal tersebut mencakup kebutuhan perbankan klub dan pemain, transaksi para suporter, serta aktivitas usaha yang berkembang di sekitar pertandingan dan kegiatan klub.
Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor menilai, sepak bola memiliki potensi besar untuk mendukung perluasan ekosistem keuangan syariah. Besarnya basis penggemar dan kuatnya keterikatan masyarakat dengan klub menjadi peluang bagi perbankan untuk memperkenalkan layanan keuangan kepada segmen yang lebih luas.
“Kerja sama dengan Persikad dan Persiraja menjadi langkah strategis untuk memperluas kontribusi Bank BSN, sekaligus memperkenalkan solusi keuangan syariah kepada komunitas yang lebih luas,” ujar Alex di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Dari sisi layanan digital, Bale Syariah by BSN menunjukkan perkembangan positif. Hingga Agustus 2026, platform tersebut memiliki hampir 239.000 pengguna aktif dengan frekuensi transaksi lebih dari 3,29 juta kali. Adapun volume transaksi tercatat mencapai sekitar Rp6,57 triliun.
Kinerja bisnis Bank BSN juga mencatatkan pertumbuhan. Hingga akhir Agustus 2026, total aset perseroan mencapai Rp81,5 triliun, meningkat 20,75% secara tahunan (year on year/yoy).
Penyaluran pembiayaan tercatat sebesar Rp63,2 triliun, tumbuh 26,12% yoy. Sementara itu, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp64 triliun atau meningkat 13,19% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, Bank BSN membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp721 miliar pada periode yang sama. Capaian ini meningkat 36,72% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.