KENDAL, SEPUTARBANK – PT BPR Syariah Asad Alif terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan generasi muda melalui kegiatan edukasi keuangan di SMA Negeri 1 Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung, Jum'at (23/10/2026) sebagai bagian dari menyemarakkan bulan inklusi keuangan. Para peserta kegiatan diikuti siswa kelas X dan XI dan dibuka langsung Kepala SMA Negeri 1 Sukorejo sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan pemahaman keuangan di lingkungan pendidikan.
Azmi Munif, Direktur YMKF BPR Syariah Asad Alif juga turut serta hadir dalam kegiatan ini yang dibersamai PE Manajemen Risiko BPRS Asad Alif, Tanto. Keduanya juga menjadi narasumber yang memberikan materi sesuai kebutuhan pelajar dalam menghadapi perkembangan dunia keuangan.
Dalam pemaparannya, Azmi Munif membahas bahaya scam atau penipuan keuangan yang semakin beragam. Ia mengingatkan siswa agar tidak mudah tergiur tawaran keuntungan besar dan selalu bersikap kritis terhadap informasi maupun penawaran layanan keuangan.
“Generasi muda perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan keuangan. Jangan mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan besar. Pastikan informasi dan legalitas lembaga keuangan diperiksa sebelum mengambil keputusan,” ujar Azmi Munif.
Ia juga menekankan pentingnya memeriksa legalitas lembaga keuangan sebelum menggunakan produk atau layanan yang ditawarkan. Pemahaman tersebut diharapkan membantu siswa menghindari penipuan yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial.
Sementara itu, Tanto menyampaikan materi mengenai pengelolaan keuangan pribadi dan pentingnya membangun kebiasaan menabung sejak dini. Ia mengajak para siswa untuk menyisihkan sebagian uang saku secara rutin dan menetapkan tujuan keuangan yang jelas.
Selain menabung, siswa juga diajak memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan agar lebih bijak dalam menggunakan uang. Kebiasaan mengatur pengeluaran sejak sekolah diharapkan menjadi fondasi bagi terbentuknya perilaku keuangan yang sehat.
Melalui kegiatan ini, BPRS Asad Alif berharap para siswa mampu menerapkan prinsip kehati-hatian dalam mengambil keputusan keuangan, mengenali risiko penipuan, serta memanfaatkan layanan keuangan digital secara lebih bijaksana.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen BPRS Asad Alif dalam memperluas literasi keuangan masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Edukasi sejak dini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang cerdas secara finansial, disiplin menabung, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan di masa depan.