Lewati ke konten utama
Bisnis 3 Menit Baca

Amani Emas Buka Gerai Perdana di Tangerang, Gadai Emas Syariah hingga Rp250 Juta

R

Redaksi

18 October 2026

Amani Emas Buka Gerai Perdana di Tangerang, Gadai Emas Syariah hingga Rp250 Juta
Foto: Direktur Utama Amani Emas Indonesia, Rendy Saputra bersama Direktur Utama Amani Bank, Endro Yuniaryo saat pembukaan gerai perdana di Tangerang.

TANGERANG, SEPUTARBANK – Amani Emas resmi membuka gerai pertamanya di kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang, Sabtu (17/10/2026). Kehadiran gerai ini menjadi langkah perusahaan dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan transaksi emas dan pembiayaan gadai emas berbasis syariah melalui kolaborasi dengan Amani Bank.

Sebagai perusahaan ritel yang berfokus pada transaksi emas, Amani Emas mengembangkan layanan yang tidak hanya mencakup jual beli emas, tetapi juga memudahkan masyarakat mengakses fasilitas pembiayaan. Dalam kerja sama ini, Amani Emas menyediakan jaringan gerai, sedangkan fasilitas pembiayaan gadai emas disalurkan melalui Amani Bank.

Peresmian Outlet perdana ini langsung dihadiri Direktur Utama PT Amani Emas Indonesia, Rendy Saputra dan Direktur Utama Amani Bank, Endro Yuniaryo, Sabtu (17/10/2-26).

Direktur Utama Amani Bank, Endro Yuniaryo, menjelaskan bahwa kedua perusahaan merupakan entitas berbeda di bawah Sistem Amani dengan fungsi yang saling melengkapi. Amani Bank berfokus pada kegiatan perbankan dan penyediaan pembiayaan, sementara Amani Emas menghadirkan layanan transaksi emas sekaligus menjadi titik akses bagi masyarakat.

“Dengan kolaborasi ini, kami ingin mendekatkan layanan pembiayaan kepada masyarakat melalui gerai Amani Emas. Jadi, masyarakat bisa mengakses layanan gadai emas dengan lebih mudah tanpa harus selalu datang ke kantor bank,” ujar Endro.

Menurutnya, integrasi tersebut menjadi strategi untuk memperluas jangkauan pembiayaan berbasis emas tanpa harus membuka kantor cabang bank baru di setiap wilayah.

Foto: Pelayanan Amani Emas kepada salah satu konsumen yang disaksikan langsung Direktur Utama Amani Emas Indonesia, Rendy Saputra ditemani Direktur Utama Amani Bank, Endro Yuniaryo.
Foto: Pelayanan Amani Emas kepada salah satu konsumen yang disaksikan langsung Direktur Utama Amani Emas Indonesia, Rendy Saputra ditemani Direktur Utama Amani Bank, Endro Yuniaryo.

Direktur Utama PT Amani Emas Indonesia, Rendy Saputra, mengatakan gerai tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam bertransaksi sekaligus memperoleh akses gadai emas. Salah satu aspek yang menjadi perhatian perusahaan adalah transparansi pemeriksaan kadar dan gramasi emas sebagai dasar penilaian agunan.

“Toko buyback modern ini, insyaallah karatnya tidak dikurangi. Bisa cek kadar dan harganya, bisa diberikan harga yang terbaik. Yang berbeda dengan toko lain, di sini juga bisa gadai,” kata Rendy seusai pembukaan gerai kepada awak media, Sabtu (17/10/2026).

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengetahui kadar dan berat emas yang dimiliki sebelum mengakses pembiayaan. Plafon gadai emas yang ditawarkan mencapai maksimal Rp250 juta per nasabah, dengan mekanisme dan akad syariah sesuai ketentuan produk.

Dalam pengenalan produk, biaya titip atau ujrah disampaikan sebesar 2 persen per bulan dari nilai emas yang dititipkan. Ketentuan biaya dan pembiayaan mengikuti skema produk yang berlaku.

Pasar Lama Jadi Titik Awal Ekspansi

Rendy menjelaskan, kawasan Pasar Lama dipilih karena dikenal sebagai pusat perdagangan dan aktivitas ekonomi masyarakat. Lokasi ini dinilai relevan untuk mendekatkan layanan transaksi emas dan pembiayaan kepada pelaku usaha maupun masyarakat yang membutuhkan dana.

“Kami mendekat ke Pasar Lama ini arahnya ke situ, untuk permodalan dan seterusnya,” ujarnya.

Ke depan, Amani Emas berencana memperluas jaringan gerainya ke sejumlah wilayah untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. Dalam mendukung operasional layanan gadai emas, perusahaan memperkirakan kebutuhan alokasi dana berkisar Rp2 miliar hingga Rp4 miliar per gerai.

Khusus gerai Pasar Lama, Amani Emas menargetkan nilai transaksi sekitar Rp100 juta per hari, dengan volume transaksi diperkirakan mencapai 30–40 gram emas.

Melalui kolaborasi Amani Bank dan Amani Emas, Sistem Amani berupaya mengintegrasikan layanan transaksi emas dengan pembiayaan berbasis syariah. Model ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas gadai emas melalui jaringan gerai yang lebih dekat dengan pusat aktivitas ekonomi.

R

Redaksi