LOMBOK, SEPUTARBANK.COM – Bank Syariah Dinar Ashri atau Bank Dinar turut mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan Tablig Akbar yang digelar di halaman Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Bank Dinar dan MM Foundation dengan mengusung semangat muhasabah diri. Bank Dinar turut mendukung kegiatan tersebut sebagai salah satu sponsor.
Direktur Kepatuhan Bank Dinar, Zaki Zamani, mengatakan Tablig Akbar tersebut menghadirkan Prof. KH Ustaz Abdul Somad (UAS) sebagai penceramah dan dihadiri sejumlah ulama serta masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat.
“Tablig Akbar ini menjadi momentum untuk melakukan muhasabah sekaligus mempererat silaturahmi bersama masyarakat,” kata Zaki kepada Seputarbank, Senin (14/9/2026).
Untuk menambah semarak kegiatan, Bank Dinar turut menyiapkan berbagai hadiah bagi jamaah. Salah satu hadiah utama yang diberikan yakni kesempatan umrah bagi jamaah yang terpilih pada malam itu.
Selain hadiah umrah, Bank Dinar juga menyediakan berbagai hadiah lainnya, mulai dari kulkas, sepeda listrik, Smart TV, mesin cuci, blender hingga magicom.
Menurut Zaki, keikutsertaan Bank Dinar dalam kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan sejumlah produk perbankan syariah kepada masyarakat, salah satunya Tabungan Dinar Berhadiah.
“Dalam kegiatan ini kami juga memperkenalkan produk baru, yaitu Tabungan Dinar Berhadiah dengan hadiah utama 2 buah mobil yaitu BYD M6 dan Cherry Q yang akan diundi pada bulan Juli 2027 , serta berbagai produk lainnya yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya berorientasi pada pengenalan produk, Bank Dinar juga membawa misi sosial melalui kolaborasi dengan MIM Foundation. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung penggalangan dana bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa dan Kebakaran di Desa Sade Lombok Tengah
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Dinar untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui layanan keuangan syariah, tetapi juga lewat kegiatan keagamaan, sosial dan kemanusiaan.