Lewati ke konten utama
Nusantara 2 Menit Baca

Dukung UMKM Tingkatkan Produktifitas, Wali Kota Bekasi Salurkan Peralatan Usaha

H

Henigun

22 October 2026

Dukung UMKM Tingkatkan Produktifitas, Wali Kota Bekasi Salurkan Peralatan Usaha
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dalam perhelatan Pengembangan Wirausaha Mandiri di Kecamatan Rawalumbu, Rabu (21/10/2026).(Foto: Hms Pemkot Bekasi)

KOTA BEKASI, SEPUTARBANK – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyambangi dan memberikan dorongan motivasi bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam perhelatan Pengembangan Wirausaha Mandiri di Kecamatan Rawalumbu, Rabu (21/10/2026). Agenda tersebut diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi.

Kegiatan yang mayoritas diikuti oleh kaum perempuan ini digelar sebagai bentuk komitmen daerah dalam memacu kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor usaha lokal. Hadir secara bertatap muka, Tri membakar semangat para peserta sekaligus mengarahkan agar mereka konsisten mengasah keterampilan serta mendongkrak mutu produk yang dipasarkan.

Tri menggarisbawahi bahwa kaum perempuan mengemban peran sentral dalam menggerakkan roda ekonomi keluarga maupun lingkungan sekitar. Lewat tata kelola bisnis yang mandiri, para penggiat UMKM diyakini mampu menambah pundi-pundi pendapatan rumah tangga sekaligus membuka celah peluang usaha baru yang lebih luas.

“Jangan pernah ragu untuk memulai dan mengembangkan usaha. Manfaatkan kesempatan ini untuk terus belajar, meningkatkan kualitas produk, dan berani berinovasi. Pemerintah ingin ibu-ibu pelaku UMKM semakin percaya diri dan mampu mengembangkan usahanya,” imbau Tri.

Guna menunjang operasional bisnis para peserta, Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi turut menyalurkan bantuan sarana produksi, di antaranya berupa perangkat panci dan microwave oven. Bantuan fisik ini diharapkan dapat menutupi kebutuhan kelengkapan alat kerja sekaligus memperlancar rantai produksi.

Tri menegaskan bahwa sokongan dari pemerintah daerah tidak berhenti pada pemberian bantuan fisik semata, melainkan juga dorongan berlanjut agar para pelaku usaha mau memperdalam keahlian (upskilling) serta sigap menangkap peluang pasar yang ada.

“Bantuan peralatan ini diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang usaha. Terus semangat, jaga kualitas produk, dan kelola usaha dengan baik. Kami ingin UMKM Kota Bekasi tumbuh, semakin mandiri, dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat,” tutupnya.

Lewat program pengembangan wirausaha mandiri ini, Pemerintah Kota Bekasi menargetkan lahirnya lebih banyak pelaku UMKM yang tangguh dan berdaya saing tinggi. Keberpihakan terhadap UMKM perempuan ini menjadi strategi krusial dalam memperkokoh struktur ekonomi kerakyatan, mulai dari skala rumah tangga hingga ke tingkat kota.

H

Henigun