TABALONG KALSEL, SEPUTARBANK – BPR Tabalong Bersinar.siap membuka kran permodalan bagi para penjahit lokal yang dipercaya menggarap proyek Program Seragam Gratis yang digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong Kalimantan Selatan (Kalsel).
Strategi dalam mendukung program ini digagas untuk mengantisipasi hambatan modal kerja yang kerap dialami pelaku usaha kecil saat menerima pesanan skala besar. Melalui program Kredit Tabalong SMART, para penjahit dapat mengakses pinjaman tanpa dibebani bunga maupun biaya administrasi.
Direktur BPR Tabalong Bersinar, Gazali Rahman, mengungkapkan bahwa pencairan kredit akan disesuaikan dengan kebutuhan proyek, yakni berkisar antara 70 hingga 80 persen dari nilai kontrak penjahit.
Uniknya, sistem pengembalian pinjaman dibuat sangat fleksibel. Penjahit tidak dituntut mencicil secara berkala, melainkan dapat melunasi pinjaman secara sekaligus sewaktu pencairan dana proyek dari pemerintah dilakukan.
"Kalau untuk dana kami siap, jadi pemberlakuannya pun termasuk khusus, karena mereka tidak melakukan pembayaran secara angsuran, tapi menunggu pembayaran sesuai pencairan," jelas Gazali.
Ia mengatakan, BPR Tabalong Bersinar memfasilitasi para penjahit penerima program Seragam Gratis itu hingga bulan Desember.
"Karena proyek ini sampai bulan Desember, kami pada intinya memfasilitasi sampai bulan Desember, untuk pagu masih menunggu dari Dinas Pendidikan, berapa sih di tiap penjahit itu mendapatkan, ketika kami sudah tau baru kami bisa memberikan fasilitas kredit itu,” ujar Gazali Rahman.
Saat ini, kata dia, pihak BPR tengah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memastikan rincian alokasi pagu anggaran bagi setiap penjahit. Diharapkan skema permodalan hingga Desember mendatang ini tidak hanya memperlancar pembagian seragam sekolah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi ekosistem UMKM di Tabalong.