Lewati ke konten utama
BPR/BPRS 4 Menit Baca

BPR Syariah Hikmah Wakilah Raih Golden Champion Atas Konsisten Berkinerja Sangat Baik Dalam Lima Tahun

R

Redaksi

10 October 2026

BPR Syariah Hikmah Wakilah Raih Golden Champion Atas Konsisten  Berkinerja Sangat Baik Dalam Lima Tahun

SEPUTARBANK, JAKARTA – PT BPR Syariah Hikmah Wakilah kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Golden Champion atas konsistensinya mempertahankan kinerja keuangan dengan predikat sangat baik selama lima tahun berturut-turut. Selain itu, perseroan juga meraih penghargaan Excellent Performance Sharia Rural Economic Bank 2026 atas kinerja keuangan tahun 2025.

Dua penghargaan tersebut diterima dalam ajang Infobank Sharia Award 2026 yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (8/10/2026). Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas kemampuan BPR Syariah Hikmah Wakilah dalam menjaga pertumbuhan bisnis, kesehatan keuangan, dan keberlanjutan usaha di tengah dinamika industri perbankan syariah.

Direktur Bisnis BPR Syariah Hikmah Wakilah, M. Rizal, mewakili perusahaan untuk menerima kedua penghargaan tersebut. Sebelum penyerahan penghargaan, acara diawali dengan seminar Indonesia Collaborative Forum 2026 bertema Collaborative and Strategic Leadership for Prosperity and Self-Reliance.

Forum yang berkolaborasi antara Infobank Media Group dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) tersebut menyoroti pentingnya kolaborasi dan kepemimpinan strategis dalam mendorong kesejahteraan, kemandirian, serta ketahanan ekonomi nasional.

Kepada Seputarbank, M. Rizal menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras menjaga kinerja perusahaan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para pemangku kepentingan, khususnya Dewan Komisaris dan pemegang saham, yang terus memberikan dukungan terhadap perkembangan BPR Syariah Hikmah Wakilah.

“Kami bersyukur atas pencapaian ini. Penghargaan yang kami terima merupakan hasil kerja sama tim yang solid, dukungan para pemegang saham dan Dewan Komisaris, serta kepercayaan nasabah yang selama ini menjadi bagian penting dari keluarga besar BPR Syariah Hikmah Wakilah,” ujar M. Rizal.

Ia menambahkan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menjaga konsistensi kinerja. Menurutnya, kepercayaan nasabah merupakan modal penting bagi bank untuk terus tumbuh sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat Aceh.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh nasabah atas dedikasi dan loyalitasnya. Kepercayaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan layanan terbaik dan menjaga komitmen menjadi bank syariah yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Secara terpisah, Direktur Utama BPR Syariah Hikmah Wakilah, Sugito, menjelaskan bahwa kinerja bisnis perusahaan menunjukkan pertumbuhan positif hingga September 2026. Total aset perseroan tercatat mencapai Rp246,41 miliar, meningkat 7,01% secara year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di tengah dinamika pasar dan tantangan daya beli masyarakat, perusahaan juga mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan sebesar 2,26% secara tahunan, dengan total pembiayaan mencapai Rp193,12 miliar.

“Kami bersyukur, di tengah berbagai tantangan ekonomi, BPR Syariah Hikmah Wakilah masih mampu menjaga pertumbuhan bisnis secara positif. Kami terus berupaya memperkuat penyaluran pembiayaan secara prudent dengan tetap memperhatikan kualitas pembiayaan dan kebutuhan masyarakat,” ungkap Sugito.

Dari sisi penghimpunan dana, kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan juga menunjukkan peningkatan. Dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 12,90% secara tahunan menjadi Rp189,28 miliar. Pertumbuhan tersebut turut mendukung peningkatan laba perusahaan yang mencapai Rp4,12 miliar, atau tumbuh 5,46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Pertumbuhan aset, pembiayaan, dan dana pihak ketiga menjadi modal penting bagi kami untuk menjaga keberlanjutan bisnis. Hingga akhir tahun, kami masih melihat peluang untuk meningkatkan kinerja dan mendorong pertumbuhan laba dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian,” tutur Sugito.

Dari sisi kesehatan keuangan, BPR Syariah Hikmah Wakilah mencatat rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 24,64%, Return on Assets (ROA) sebesar 2,27%, serta rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) sebesar 81,93%. Sementara itu, rasio pembiayaan bermasalah atau Non-Performing Financing (NPF) tercatat sebesar 4,71%.

Sugito menilai, indikator tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan perusahaan sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

“Permodalan yang kuat menjadi salah satu fondasi bagi kami untuk menjaga kesehatan bank dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Ke depan, kami akan terus memperkuat pengelolaan risiko, menjaga kualitas pembiayaan, dan meningkatkan efisiensi agar kinerja BPR Syariah Hikmah Wakilah semakin baik,” tandasnya.

Melalui pencapaian penghargaan dan pertumbuhan kinerja tersebut, BPR Syariah Hikmah Wakilah berkomitmen untuk terus memperkuat fundamental bisnis, menjaga kepercayaan nasabah, serta mengembangkan layanan perbankan syariah yang sehat dan berkelanjutan demi mendukung kebutuhan keuangan masyarakat Aceh.

R

Redaksi