BINTAN, SEPUTARBANK – BPR Bintan Perseroda terus memperkuat dukungannya terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tidak hanya melalui akses pembiayaan, tetapi juga bantuan sarana penunjang usaha.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) berupa sejumlah peralatan elektronik kepada pelaku UMKM. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kapasitas dan produktivitas usaha penerima.
Direktur Utama BPR Bintan Perseroda Radhiah mengatakan, dukungan kepada UMKM tidak berhenti pada pemberian modal kerja. BPR Bintan juga berupaya membantu memenuhi kebutuhan peralatan yang dapat menunjang kegiatan usaha.
“Kami tidak sekadar memberikan modal kerja, tetapi juga mendukung peralatan usaha mereka melalui bantuan CSR. Tahun ini kami baru bisa berbagi kepada 12 orang dan program ini akan terus kami pertahankan serta tingkatkan,” kata Radhiah saat dihubungi Seputarbank, Kamis (8/10/2026).
Radhiah menjelaskan, dengan total aset mencapai Rp271,32 miliar, BPR Bintan Perseroda berkomitmen menyisihkan sebagian pendapatan tahunan untuk kegiatan CSR. Program tersebut diarahkan pada kegiatan pemberdayaan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil.
“CSR yang kami salurkan akan terus menyasar pelaku usaha kecil,” ujarnya.
Sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bintan, BPR Bintan Perseroda juga berupaya mendukung program pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Radhiah menegaskan, penguatan sektor UMKM menjadi salah satu fokus perseroan karena keberadaan pelaku usaha kecil memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah.
“Kami akan terus fokus membangun dan menumbuhkan para pelaku UMKM. Hal ini sejalan dengan instruksi pemerintah kabupaten. Ketika geliat UMKM hidup, roda perekonomian secara tidak langsung juga bergerak dan tumbuh,” tandasnya.