SUKABUMI, SEPUTARBANK– PT BPR Sukabumi (Perseroda) Cabang Kalapanunggal menjadikan kepercayaan publik sebagai modal utama, demi menjaga keberlanjutan layanan simpanan dan penyaluran pembiayaan.
Bagi BPR Sukabumi, memasuki usia 22 tahun ini, pemenuhan kebutuhan finansial nasabah—mulai dari masyarakat umum, pekerja swasta, hingga kalangan pegawai—tetap menjadi prioritas pelayanan di cabang tersebut.
Seiring dengan itu, berbagai fasilitas produk yang ditawarkan BPR Sukabumi cabang Kelapanunggal, dimanfaatkan masyarakat lokal untuk menunjang berbagai kebutuhan ekonomi mereka.
Kepala Cabang Kalapanunggal BPR Sukabumi, Dendi Supiyandi, menjelaskan, perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) di BPR Sukabumi Cabang Kalapanunggal mayoritas bersumber dari warga sekitar. Di sisi lain, ekspansi penyaluran pembiayaan kredit banyak menjangkau sektor buruh pabrik serta Pegawai Negeri Sipil (PNS), dengan kredit konsumtif sebagai salah satu porsi yang dominan.
“Alhamdulillah, kepercayaan masyarakat dari waktu ke waktu semakin tinggi. Peran serta masyarakat juga terlihat setiap tahun dari kepesertaan mereka sebagai nasabah dan pemanfaatan produk-produk yang ada di BPR,” ungkap Dendi.
Untuk segmen simpanan, Cabang Kalapanunggal mengandalkan produk Simpanan Sukabumi Mubarokah (SiBarokah). Selain itu, terdapat pula Tabungan Hari Raya (Tahara)—sebuah produk tabungan bertema musiman yang diakui Dendi terus mencatatkan kurva pertumbuhan saban tahunnya.
“Untuk tabungan, ada SiBarokah. Kalau untuk yang musiman, ada Tahara. Dari tahun ke tahun Tahara terus meningkat,” jelasnya.
Keragaman lini produk ini merupakan bagian dari komitmen BPR dalam menghadirkan solusi keuangan yang relevan. Keseimbangan antara penghimpunan dana dan pengucuran kredit dipandang sebagai dua pilar utama yang wajib dirawat demi menjawab dinamika kebutuhan warga.
Kendati demikian, Dendi tak menampik sengitnya tantangan di industri perbankan saat ini. Menurut pandangannya, arus digitalisasi menjadi fokus utama yang mesti diadaptasi agar pola pelayanan BPR tidak tertinggal oleh pergeseran perilaku masyarakat dalam bertransaksi.
“Yang menjadi tantangan itu bagaimana kita menjaganya, terutama dengan perkembangan digitalisasi. Kita juga harus terus berkembang, termasuk mengembangkan pelayanan online. Sekarang kita sedang meningkatkan ke arah sana,” terangnya.
Oleh sebab itu, modernisasi layanan berbasis digital menjadi salah satu komitmen pengembangan BPR Sukabumi, termasuk pada jajaran Cabang Kalapanunggal. Langkah inovasi ini diharapkan berjalan selaras dengan pola pendekatan personal kepada nasabah yang selama ini menjadi fondasi bisnis bank.
Pada momentum perayaan HUT ke-22 BPR Sukabumi, Dendi menaruh harapan agar kualitas pelayanan perusahaan makin optimal serta hubungan sinergis dengan publik dapat terjalin lebih erat.
Ia menegaskan, spirit operasional perusahaan tertuang dalam jargon “Bersinergi Melayani untuk Menuju Prestasi”. Kolaborasi bersama masyarakat dinilai sebagai kunci penting untuk mendorong peningkatan mutu layanan dan pencapaian target bisnis ke depan.
Melalui konsistensi menjaga loyalitas nasabah, diversifikasi produk simpanan serta pembiayaan, hingga kesiapan beradaptasi pada teknologi digital, BPR Sukabumi Cabang Kalapanunggal bertekad menjaga relevansi layanannya di tengah perubahan zaman.