INHU, SEPUTARBANK - Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Indra Arta menyelenggarakan Pelatihan Professional Appearance and Communication (Service Excellent) selama dua hari, 26–27 September 2026,
Agenda yang berlangsung di Wisma Embun Bunga, Rengat ini, wujud bahwa BPR Indra Arta bergerak aktif memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam memanjakan para nasabahnya.
Pelatihan ini dirancang khusus guna mempertajam kecakapan staf dalam berinteraksi, menata penampilan, serta menyajikan pelayanan prima yang adaptif terhadap beragam latar belakang masyarakat.
Dibuka resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), H. Ergusfian, S.Sos, mewakili Bupati Inhu. Di acara pembukaan ini juga dihadiri Direktur Perusahaan Daerah Yogi Susilo, S.E., Direktur BPR Indra Arta Yuli Andesra, S.E., M.M., serta jajaran perwakilan dari Bagian Ekonomi dan SDA Setda Inhu, RSUD Indrasari, hingga Perumda Tirta Indra.
Melalui amanat tertulis yang dibacakan oleh Ergusfian, Pemkab Inhu menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif BPR Indra Arta. Pemkab berharap program pembinaan semacam ini dapat digulirkan secara konsisten demi mendorong percepatan peningkatan kompetensi pegawai di seluruh lini Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Dalam arahannya, Ergusfian menggarisbawahi pentingnya kemahiran berkomunikasi saat berhadapan langsung dengan publik yang memiliki ragam karakter serta pola pikir.
“Di era pesatnya arus media dan komunikasi sekarang, setiap personel garda depan wajib menguasai tata cara komunikasi yang tepat. Kesalahan dalam menyampaikan pesan berpotensi memicu kekeliruan dalam mengambil tindakan,” tegas Ergusfian.
Pemerintah Daerah optimistis peningkatan kapasitas SDM ini bakal memperkokoh tata kelola BUMD yang makin profesional, berintegritas, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat. Guna mendukung keterbukaan informasi, Dinas Kominfotik Inhu juga menyatakan kesiapan memfasilitasi publikasi kegiatan BUMD lewat kanal komunikasi resmi pemerintah, termasuk jaringan radio daerah.
Sementara itu, Direktur BPR Indra Arta, Yuli Andesra, S.E., M.M., menjelaskan bahwa pembenahan layanan tidak cukup hanya mengandalkan modernisasi sistem digital, melainkan harus diimbangi dengan kemampuan membangun relasi interpersonal dan impresi fisik yang meyakinkan. Ia mengimbau seluruh peserta menyerap materi secara optimal agar mampu menerapkannya langsung di unit kerja masing-masing.
Rangkaian pelatihan yang berlangsung interaktif ini menghadirkan kolaborasi pemateri dari internal BPR Indra Arta serta tim ahli yang didatangkan langsung dari Pekanbaru.