JAKARTA, SEPUTARBANK - Dalam upaya menggugah kesadaran publik akan krusialnya memupuk niat beribadah ke Tanah Suci seawal mungkin, Bank Mega Syariah (BMS) menggemakan kampanye gerakan GenHajj (Generasi Haji) bertajuk "Haji Mudah untuk Semua Generasi".
Gerakan GenHajj didukung keberadaan Tabungan Haji iB Bank Mega Syariah yang diperuntukkan bagi kelompok usia dewasa maupun anak-anak. Produk ini menawarkan batas minimum setoran awal yang terjangkau serta bebas dari beban biaya pemeliharaan rekening bulanan.
Gerakan ini menjadi menarik, lantaran mekanisme tabungan ini telah terintegrasi secara online ke sistem SISKOHAT milik Kementerian Agama. Sehingga mampu menyederhanakan proses pengurusan porsi haji.
Direktur Utama Bank Mega Syariah, Yuwono Waluyo, menjelaskan bahwa penguatan ekosistem haji sejalan dengan performa Tabungan Haji Bank Mega Syariah yang konsisten menorehkan tren positif. Pada Juni 2026, nilainya berhasil menembus lebih dari Rp336 miliar, alias melonjak kisaran 5,1% jika disandingkan dengan periode akhir 2025.
Bukan cuma menggugah kesadaran perencanaan haji sejak dini, Bank Mega Syariah berkolaborasi dengan CT ARSA Foundation turut meluncurkan program MeSya Berbagi Berkah. Inisiatif ini mengedukasi para nasabah untuk memadukan kebiasaan menyisihkan uang atau berinvestasi dengan amalan ZISWAF (zakat, infak, sedekah, dan wakaf).
“Ke depan, pendekatan berbasis komunitas ini diharapkan dapat terus menambah jumlah nasabah baru. Strategi ini juga ditargetkan mampu meningkatkan simpanan dana masyarakat serta penggunaan aplikasi digital Bank Mega Syariah secara berkelanjutan,” tutur Yuwono Waluyo di Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Yuwono menerangkan bahwa penetrasi berbasis komunitas tersebut diwujudkan lewat bermacam aktivitas, salah satunya lewat ajang “Di Antara Doa”. Acara yang berlangsung pada Sabtu (29/8/2026) ini menyajikan sesi ceramah, ruang diskusi, hingga sudut pandang kesehatan mental dengan mengusung topik “Allah Menilai Proses, Bukan Hanya Hasil”. Agenda tersebut disambut hangat oleh publik hingga mampu menyedot perhatian sekitar 1.500 pengunjung.
Dalam gelaran itu, Bank Mega Syariah menyuguhkan materi komprehensif yang mengombinasikan wawasan kerohanian bersama Ustaz Fatih Karim dan Ustaz Jojo Ali Yusuf, serta aspek pengelolaan kesehatan mental (mental health) bersama Silmy Risman yang merupakan Muslim Mental Health Educator.
“Bagi kami, pertumbuhan tidak berhenti pada pencapaian angka-angka kinerja. Pertumbuhan juga harus mampu diterjemahkan menjadi manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Melalui ‘Di Antara Doa’, kami ingin menghadirkan ruang yang relevan bagi masyarakat untuk mendapatkan penguatan spiritual sekaligus perspektif yang lebih utuh dalam memaknai doa, ikhtiar, proses, dan hasil dalam kehidupan,” pungkas Yuwono Waluyo.