SEPUTARBANK KOTA BEKASI - Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) Nasional 2026 yang digelar di Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Bekasi di akhir pekan kemarin, menjadi kebangaan bagi bank bjb, yang sukses memboyong dua penghargaan prestisius sekaligus dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Capain tersebut menunjukkan komitmen bank bjb dalam mengakselerasi tingkat literasi serta inklusi keuangan masyarakat. Dengan demikian, bank bjb kembali mengundang apresiasi setinggi-tingginya dari otoritas. Dua apresiasi yang diraih bank bjb tersebut meliputi penghargaan kategori Bank Teraktif Pelaksanaan Bank Goes to School (BGTS) serta penghargaan atas Pembentukan Program OJK PEDULI Termasif.
Dilansir dari situs resmi bank bjb, pada Senin (31/8/2026), prosesi penyerahan trofi ini dilangsungkan bersamaan dengan puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026. Berbagai agenda menarik turut memeriahkan rangkaian acara, mulai dari pertunjukan seni siswa Sekolah Rakyat, penyerahan simbolis pembukaan dan top up rekening simpanan, penganugerahan KEJAR Award dan Financial Literacy Award, hingga pemaparan materi dalam sesi Leader’s Insight.
Penghargaan OJK ini menjadi bentuk pengakuan nyata atas keaktifan bank bjb yang secara konsisten terjun langsung memberikan edukasi keuangan berbasis sekolah. Kemenangan pada kategori Bank Teraktif Pelaksanaan BGTS memvalidasi betapa krusialnya metode interaksi langsung dengan para pelajar guna memperluas pemahaman mereka mengenai pengelolaan dana serta pemanfaatan produk perbankan.
Di sisi lain, predikat Pembentukan Program OJK PEDULI Termasif menjadi wujud apresiasi atas daya jangkau program bank bjb yang luas dalam menyokong agenda inklusi dan literasi keuangan nasional. Pencapaian ganda ini dijadikan momentum berharga bagi bank bjb untuk terus meningkatkan kualitas, cakupan area, hingga keberlanjutan berbagai program literasi keuangan ke depan.
Pengakuan dari OJK ini sekaligus memperkokoh komitmen bank bjb untuk terus memprioritaskan agenda edukasi serta memperluas jangkauan akses perbankan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Direktur Utama bank bjb, Ayi Subarna, mengungkapkan bahwa penghargaan OJK ini menjadi suntikan motivasi bagi seluruh insan perusahaan untuk semakin gencar memperluas jangkauan program edukasi keuangan, terkhusus bagi kalangan generasi muda.
“Literasi serta inklusi finansial merupakan fondasi mendasar dalam mematangkan generasi muda menyongsong masa depan. Oleh sebab itu, bank bjb bertekad untuk tidak hanya berperan sebagai lembaga penyedia jasa perbankan semata, melainkan juga hadir sebagai mitra strategis dalam membentuk kesadaran serta kebiasaan finansial yang bijak sejak usia sekolah,” tutur Ayi Subarna.
Sebagai buktinya, bank bjb terus aktif berpartisipasi dalam berbagai gerakan edukasi, termasuk pada perhelatan Hari Indonesia Menabung 2026 yang mengusung tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”, di mana para pelajar Sekolah Rakyat ditargetkan sebagai sasaran prioritas.
Menjadi bagian tak terpisahkan dari Puncak HIM Provinsi Jawa Barat 2026, bank bjb turut menggelar aksi edukasi literasi dan inklusi keuangan secara serentak pada Rabu (26/8/2026) di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Kabupaten Bandung–Soreang. Kegiatan yang diikuti oleh 608 peserta dari unsur siswa, guru, hingga staf SRT 4 ini diisi dengan pemaparan materi perbankan, diskusi interaktif, serta pelepasan mobil edukasi dan layanan perbankan bank bjb.
Seusai seremoni pelepasan di SRT 4 Kabupaten Bandung, armada mobil layanan bank bjb langsung bergerak menyambangi SMAN 1 Katapang dan SMKN 1 Katapang demi menghadirkan akses layanan perbankan langsung sekaligus mengedukasi para siswa di sana.
Aksi edukasi ke lingkungan sekolah ini juga dilaksanakan secara serentak di 81 sekolah yang tersebar di wilayah Indonesia pada hari yang sama. Salah satu lokasinya berada di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Sumedang yang melibatkan 150 siswa dan guru. Materi yang disajikan berfokus pada pentingnya membiasakan diri menabung sejak dini, pemahaman dasar keuangan, serta pengenalan beragam produk perbankan.
Rangkaian acara di Sumedang tersebut juga ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Pembukaan Rekening Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel). Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala SRT 1 Sumedang, Cece Enjang Kartiwa S.Pd, M.M, bersama Pemimpin bank bjb Kantor Cabang Sumedang, Asep Gunawan.
Gerakan edukasi yang digelar secara masif dan bersamaan ini menjadi langkah nyata bank bjb dalam memperluas penetrasi literasi serta inklusi keuangan. Berbekal jaringan kantor yang tersebar luas serta sinergi erat bersama OJK, pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya, bank bjb terus berupaya mendekatkan edukasi dan layanan perbankan kepada masyarakat demi mewujudkan ekosistem keuangan yang ramah dan inklusif.
Melalui penanaman pemahaman finansial sejak usia dini, bank bjb optimistis dapat mencetak generasi muda yang paham nilai uang, cermat menentukan skala prioritas, gemar menabung, serta bijak dalam mengambil keputusan finansial di masa depan.
Ke depannya, bank bjb berkomitmen untuk terus mempererat kolaborasi bersama OJK, jajaran pemerintah, instansi pendidikan, dan seluruh stakeholder terkait guna menghadirkan program edukasi keuangan yang relevan dengan kebutuhan publik. Mengusung semangat “Menabung Hari Ini, Masa Depan Lebih Baik”, bank bjb siap memperkuat kontribusinya dalam memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan.
Apresiasi dari OJK ini pun diposisikan sebagai pendorong semangat bagi bank bjb untuk senantiasa hadir, berkolaborasi, serta menebarkan kemanfaatan yang makin luas bagi masyarakat, utamanya para penerus bangsa.