Lewati ke konten utama
Bisnis 3 Menit Baca

PPDS Obstetri dan Ginekologi Dibuka RS Maranatha, Siapkan Dokter Spesialis Masa Depan

R

Redaksi

30 August 2026

PPDS Obstetri dan Ginekologi Dibuka RS Maranatha, Siapkan Dokter Spesialis Masa Depan
Foto: Istimewa

SEPUTARBANK, BANDUNG – RS Maranatha resmi membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi, menandai babak baru dalam pengembangan pendidikan kedokteran sekaligus penguatan layanan kesehatan perempuan dan ibu di Indonesia.

Pembukaan PPDS Obstetri dan Ginekologi RS Maranatha menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran rumah sakit sebagai institusi pendidikan. Program ini dirancang untuk mengintegrasikan pelayanan kesehatan, pendidikan dokter spesialis, penelitian, serta inovasi dalam satu ekosistem yang berkelanjutan.

Dr. Levina Avissa Direktur RS Maranatha mengatakan, kehadiran PPDS Obstetri dan Ginekologi bukan hanya tentang membuka program pendidikan baru, tetapi juga bagian dari upaya RS Maranatha menyiapkan generasi dokter spesialis yang memiliki kompetensi klinis dan karakter profesional.

“Lebih dari sekadar membuka program pendidikan, kami sedang membangun generasi dokter spesialis yang kompeten, berintegritas, berempati, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujar Dr. Levina Avissa kepada Seputarbank, Minggu, (30/08/2026).

Menurutnya, pendidikan dokter spesialis harus berjalan seiring dengan peningkatan mutu pelayanan. Karena itu, peserta PPDS tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik dan klinis, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang humanis serta mengutamakan keselamatan pasien.

“Kehadiran program ini menegaskan komitmen RS Maranatha sebagai Rumah Sakit Pendidikan untuk terus mengintegrasikan pelayanan, pendidikan, penelitian, dan inovasi dalam satu ekosistem yang saling menguatkan,” katanya.

PPDS Obstetri dan Ginekologi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan perempuan. Lulusan program ini nantinya diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan pelayanan obstetri dan ginekologi dengan standar kompetensi yang tinggi.

Dr. Levina turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pembukaan program tersebut, mulai dari institusi pendidikan, para Guru Besar, staf pengajar, dokter, tenaga kesehatan, hingga seluruh keluarga besar RS Maranatha.

Kolaborasi berbagai pihak menjadi salah satu fondasi penting dalam memastikan penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis berjalan berkualitas. Sinergi antara dunia pendidikan dan layanan rumah sakit juga dinilai dapat memperkuat proses pembelajaran berbasis pengalaman klinis.

Lebih jauh, RS Maranatha menempatkan keselamatan pasien, integritas, kompetensi, dan empati sebagai nilai penting dalam pembentukan dokter spesialis masa depan. Dengan pendekatan tersebut, program PPDS diharapkan tidak hanya menghasilkan dokter dengan kemampuan medis yang mumpuni, tetapi juga tenaga profesional yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pasien.

“Hari ini kita membuka program. Besok kita melahirkan generasi baru,” tutur Dr. Levina.

Pembukaan PPDS Obstetri dan Ginekologi RS Maranatha sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam pengembangan pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan di Indonesia. Langkah ini memperkuat posisi RS Maranatha sebagai rumah sakit pendidikan yang berupaya menghadirkan layanan kesehatan berkualitas sekaligus berkontribusi dalam mencetak dokter spesialis masa depan.

R

Redaksi