Lewati ke konten utama
Bisnis 3 Menit Baca

RS Maranatha Dorong Penguatan Keselamatan Berkendara dan Akses Layanan Trauma Center melalui Kolaborasi Strategis

R

Redaksi

29 August 2026

RS Maranatha Dorong Penguatan Keselamatan Berkendara dan Akses Layanan Trauma Center melalui Kolaborasi Strategis
Foto: Direktur RS Maranatha, Levina Avissa (tengah) bersama para peserta sosialisasi edukasi keselamatan berkendara.

SEPUTARBANK, JAKARTA – Rumah Sakit (RS) Maranatha berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Grab dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi penanganan keselamatan berkendara sekaligus memperkuat awareness terhadap layanan Trauma Center bagi para pengendara ojek online (ojol).

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman para mitra pengemudi mengenai pentingnya keselamatan selama beraktivitas di jalan. Selain edukasi pencegahan kecelakaan, kegiatan ini juga memperkenalkan akses layanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan ketika terjadi kondisi kegawatdaruratan.

Direktur RS Maranatha, Levina Avissa, mengatakan bahwa risiko kecelakaan dan kondisi kegawatdaruratan dapat terjadi kapan saja sehingga masyarakat perlu memiliki pemahaman mengenai langkah pertolongan dan akses layanan kesehatan yang cepat.

“Kita semua memahami bahwa kegawatdaruratan dan kecelakaan dapat terjadi kapan saja dan kepada siapa saja. Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah mendapatkan pertolongan yang cepat, tepat, dan aman,” ujar Levina kepada Seputarbank, Sabtu (29/8/2026).

Menurutnya, RS Maranatha terus memperkuat layanan Trauma Center sebagai bagian dari komitmen rumah sakit dalam memberikan penanganan kegawatdaruratan secara komprehensif.

“RS Maranatha hadir dengan layanan Trauma Center yang siap memberikan penanganan kegawatdaruratan secara komprehensif, didukung oleh tenaga medis dan fasilitas yang terus kami kembangkan,” jelasnya.

Levina menambahkan, kolaborasi dengan Grab diharapkan dapat memperluas pengetahuan masyarakat mengenai keberadaan Trauma Center RS Maranatha. Hal ini dinilai penting mengingat para mitra pengemudi ojol memiliki mobilitas tinggi dan setiap hari menghadapi berbagai kondisi di jalan.

“Kami berharap melalui kolaborasi dengan Grab, informasi mengenai Trauma Center RS Maranatha dapat semakin dikenal oleh masyarakat, khususnya para mitra pengemudi yang setiap hari berada di jalan dan memiliki risiko tinggi menghadapi situasi kecelakaan,” katanya.

Ia menegaskan, RS Maranatha ingin menjadi fasilitas kesehatan yang mudah dijangkau dan dipercaya masyarakat, terutama ketika membutuhkan pertolongan akibat kecelakaan maupun kondisi darurat lainnya.

“Kami ingin RS Maranatha menjadi rumah sakit yang mudah dijangkau, mudah dipercaya, dan siap menjadi tempat pertolongan pertama ketika masyarakat membutuhkan,” tutur Levina.

Lebih lanjut, Levina berharap kerja sama tersebut dapat berkembang menjadi kolaborasi berkelanjutan antara RS Maranatha, Grab dan BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, sinergi tidak hanya dapat diarahkan pada penanganan kasus trauma, tetapi juga berbagai program promotif dan preventif di bidang kesehatan.

“Semoga kerja sama ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara Grab dan RS Maranatha, tidak hanya dalam penanganan trauma, tetapi juga dalam berbagai program kesehatan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Levina juga menyampaikan apresiasi kepada Grab dan BPJS Ketenagakerjaan atas kepercayaan serta dukungan dalam kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi lintas sektor menjadi salah satu kunci untuk membangun kesadaran keselamatan yang lebih kuat di tengah masyarakat.

“Terima kasih kepada Grab dan BPJS Ketenagakerjaan atas kolaborasi dan kepercayaannya. Karena keselamatan bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Ketika kita bergerak bersama, kita menciptakan perjalanan yang lebih aman untuk semua,” pungkas Levina.

R

Redaksi