Lewati ke konten utama
Nusantara 2 Menit Baca

Lembaga Keuangan dan Wartawan Natuna Gelar Coffee Morning, Dukung Pembangunan Perbatasan

H

Henigun

4 November 2026

Lembaga Keuangan dan Wartawan Natuna Gelar Coffee Morning, Dukung Pembangunan Perbatasan
Lintas lembaga keuangan di Kabupaten Natuna, menggelar coffe Morning bersama insan pers di Kedai Kopi Ranai Square, Selasa (3/11/2026).(Foto: Istimewa)

NATUNA, SEPUTARBANK - Lintas lembaga keuangan di Kabupaten Natuna, menggelar coffe Morning bersama insan pers di Kedai Kopi Ranai Square, Selasa (3/11/2026).

Tujuan Coffe Morning tersebut, selain mempererat silaturahmi, sekaligus menyelaraskan persepsi dalam mendukung pembangunan daerah perbatasan.

Pertemuan santai namun kaya gagasan ini dihadiri oleh pimpinan lima bank terkemuka, pimpinan Pegadaian Cabang Natuna, serta Kepala Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Ranai. Dari unsur media, hadir jajaran jurnalis dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Perserikat Jurnalis Natuna (PJN), Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IWO), hingga RRI.

Sejumlah isu strategis daerah menjadi fokus perbincangan. Mulai dari peran perbankan dalam memajukan UMKM lokal, optimalisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), peningkatan literasi keuangan masyarakat, edukasi pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak, hingga langkah preventif mengantisipasi maraknya penipuan digital.

Kepala BRK Syariah Natuna, Idham Khalid, berharap forum diskusi informal semacam ini dapat digulirkan secara berkala demi memelihara sinergi yang telah terbangun.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, sehingga komunikasi dan sinergi antara lembaga dan insan pers semakin baik," tutur Idham.

Senada dengan hal tersebut, Pimpinan Cabang Pembantu BRI Natuna, Chipta Wijaya, menegaskan pentingnya komunikasi terbuka dalam memupuk kepercayaan publik melalui sajian informasi edukatif dari media.

Pimpinan Cabang BNI Natuna, Rahmad Tri S, serta Pimpinan Cabang Bank Mandiri Natuna, Dedi Putra Ramadani, turut menggarisbawahi bahwa kolaborasi ini sangat penting untuk menyebarluaskan program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat perbatasan. Dedi secara khusus menyinggung pentingnya menjaga profesionalisme kedua belah pihak.

"Kami berharap komunikasi dapat terus terjalin dengan baik, tanpa mengurangi independensi media dalam menyampaikan informasi kepada publik," tegas Dedi.

Kehadiran Pimpinan BSI Natuna Ari Kurniawan, Pimpinan Pegadaian Cabang Natuna Jufriadi, serta Kepala KP2KP Ranai Mirwan makin melengkapi komitmen sinergi lintas sektor tersebut.

Sebagai wilayah perbatasan dan kepulauan terluar, Natuna membutuhkan kolaborasi yang solid antara penyedia jasa keuangan dan media massa. Lewat komunikasi yang intensif dan profesional, lembaga keuangan dan insan pers berkomitmen untuk bersama-sama mengawal pertumbuhan ekonomi serta menyajikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat Natuna.

H

Henigun