KENDARI, SEPUTARBANK - BPR Bahteramas Kendari dinilai aktif mendorong literasi keuangan masyarakat, melalui program edukasi dan perluasan akses layanan keuangan formal.
Atas kinerja tersebut, lembaga keuangan itu pun sukses menyabet Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Award 2026 yang dianugerahkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara.
Predikat membanggakan tersebut disematkan untuk kategori PUJK Penggerak Program Literasi Keuangan Teraktif – Kategori Perbankan. Penyerahan trofi berlangsung dalam momentum perayaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 yang dipusatkan di Kota Kendari pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Berdasarkan keterangan resmi pada Senin (26/10/2026), penghargaan diserahkan secara langsung oleh Anggota Dewan Komisioner OJK, Adi Sudarso, kepada Direktur Utama BPR Bahteramas Kendari, Suryaningsih, bertempat di Area Utama Eks MTQ, Kendari.
Apresiasi bergengsi ini menjadi bukti nyata atas dedikasi perseroan dalam memperluas cakrawala pemahaman masyarakat terhadap aneka produk maupun jasa keuangan. Pemahaman atau literasi finansial ini dipandang sebagai pilar krusial agar warga dapat mengenali serta memanfaatkan ragam layanan keuangan resmi secara tepat guna sesuai kebutuhan mereka.
Bagi jajaran BPR Bahteramas Kendari, capaian positif ini kian memacu semangat perseroan untuk konsisten mengawal agenda edukasi finansial di seluruh penjuru Sulawesi Tenggara. Melalui pemahaman produk perbankan yang kian solid, warga diharapkan mampu mengambil keputusan finansial secara bijak dan tepat.
Adapun rangkaian Bulan Inklusi Keuangan 2026 ini terwujud atas sinergi erat antara OJK, Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), pelaku industri jasa keuangan, serta beragam pemangku kepentingan terkait.
Agenda tahunan tersebut dirancang untuk mengakselerasi penyerapan layanan keuangan ke segenap lapisan masyarakat, khususnya kelompok-kelompok yang selama ini belum tersentuh ekosistem perbankan formal.
Di samping membuka keran akses, kegiatan edukasi ini menitikberatkan pada pemahaman komprehensif mengenai manfaat, persyaratan, hingga aspek risiko dari setiap produk keuangan.
Inisiatif ini turut menjadi motor penggerak dalam menyukseskan target inklusi keuangan tingkat nasional sebagaimana tertuang pada Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020 terkait Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).
Lewat koridor strategi tersebut, perluasan daya jangkau keuangan difungsikan untuk mempermudah masyarakat mengakses fasilitas perbankan. Peran aktif dari para pelaku industri jasa keuangan sangat dibutuhkan demi menyelaraskan pelaksanaan program dengan kebutuhan serta karakteristik unik masyarakat di tiap-tiap daerah.
Pencapaian BIK Award 2026 ini pun makin memperkokoh posisi BPR Bahteramas Kendari sebagai salah satu pemain kunci di industri perbankan Sultra yang berprestasi dalam menggalakkan edukasi keuangan. Ke depannya, sosialisasi mengenai produk dan jasa perbankan akan terus dijadikan agenda prioritas guna mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas layanan formal di tingkat lokal.