JAKARTA, SEPUTARBANK – Panorama JTB Tours memperluas layanan bagi wisatawan Indonesia dengan menggandeng perusahaan teknologi layanan visa SPUN Global. Kedua perusahaan membentuk usaha patungan (joint venture) untuk menghadirkan proses pengurusan visa yang lebih praktis, cepat, dan terintegrasi.
Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi Panorama JTB Tours dalam menjawab kebutuhan wisatawan yang semakin beragam, khususnya dalam mempersiapkan perjalanan internasional.
Direktur Panorama JTB Tours Andini Tirtawisata mengatakan, layanan perjalanan saat ini tidak lagi sebatas menyediakan paket wisata dan transportasi. Berbagai kebutuhan administratif sebelum keberangkatan, termasuk pengurusan visa, juga menjadi bagian penting dari pengalaman perjalanan.
“Kami melihat bahwa kebutuhan traveler Indonesia tidak hanya berhenti pada penyediaan perjalanan, tetapi juga mencakup berbagai kebutuhan yang harus dipersiapkan sebelum keberangkatan. Karena itu, kami ingin memperkuat layanan tersebut dengan memanfaatkan teknologi dan kapabilitas yang dimiliki oleh SPUN Global,” kata Andini dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (06/10/2026) yang telah dipublish Antara.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pendirian PT Solutopia Untuk Panorama. Perusahaan ini menggabungkan pengalaman dan jaringan Panorama JTB Tours di sektor perjalanan dengan teknologi SPUN Global, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Melalui platform tersebut, proses pengurusan visa Panorama JTB Tours akan ditangani secara terintegrasi. Layanannya mencakup penerimaan aplikasi, pemeriksaan dan verifikasi dokumen, pemrosesan hingga pengajuan visa.
Integrasi dalam satu sistem diharapkan mampu mengurangi proses manual sekaligus meningkatkan konsistensi pengelolaan aplikasi visa, terutama ketika jumlah permohonan terus meningkat.
Langkah ini dilakukan di tengah tren perjalanan internasional masyarakat Indonesia yang masih menunjukkan pertumbuhan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah perjalanan wisatawan nasional mencapai sekitar 802 ribu perjalanan pada Juli 2026, naik 4,68 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Di sisi teknologi, SPUN Global saat ini menyediakan dukungan untuk lebih dari 400 jenis visa di lebih dari 95 negara. Perusahaan tersebut juga mencatat tingkat persetujuan mencapai 99 persen untuk aplikasi yang diproses melalui platformnya.
CEO dan Co-Founder SPUN Global Christa Sabathaly mengatakan, kolaborasi dengan Panorama JTB Tours menjadi momentum untuk memperluas pemanfaatan teknologi SPUN dalam pengelolaan visa dengan volume yang lebih besar.
“Model ini juga membuka peluang bagi kami untuk bekerja dengan lebih banyak perusahaan travel, termasuk di pasar lain di Asia Tenggara, seiring terus memperkuat bisnis konsumen SPUN,” ujar Christa.
Ke depan, Panorama JTB Tours dan SPUN Global akan terus mengembangkan layanan visa berbasis teknologi agar semakin mudah digunakan dan terhubung dengan berbagai kebutuhan perjalanan wisatawan Indonesia.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menyederhanakan proses administratif sebelum keberangkatan, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih efisien bagi wisatawan yang melakukan perjalanan ke berbagai negara.