Lewati ke konten utama
Bank 4 Menit Baca

Komitmen Kuatkan Sektor Keuangan dan UMKM, BRI Sabet Dua Penghargaan di BIFA 2026

H

Henigun

18 October 2026

Komitmen Kuatkan Sektor Keuangan dan UMKM, BRI Sabet Dua Penghargaan di BIFA 2026
BRI menerima dua penghargaan di ajang BIFA Awrad 2026 yang diselenggarakan di Raffles Hotel, Jakarta.(Foto: Istimewa)

JAKARTA, SEPUTARBANK - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berhasil memboyong dua trofi penghargaan pada ajang Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2026.

Prestasi ini menunjukkan komitmen BRI yang terus berupaya mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri jasa keuangan tanah air.

Di hadapan para pelaku industri yang turut disaksikan oleh Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi, belum lama ini BRI menerima dua penghargaan di ajang BIFA Awrad 2026 yang diselenggarakan di Raffles Hotel, Jakarta.

Capaian prestisius ini menjadi bukti nyata atas keberhasilan BRI dalam mempertahankan kinerja keuangan yang solid, sembari terus berfokus pada pemberdayaan sektor UMKM serta akselerasi inklusi keuangan nasional.

Dalam perhelatan tersebut, Direktur Utama BRI Hery Gunardi dianugerahi penghargaan Best CEO – MSME Ecosystem Transformation Champion & Leadership Award. Apresiasi ini diberikan atas kepemimpinannya yang dinilai sukses mengarahkan transformasi BRI agar lebih adaptif, inovatif, serta berorientasi pada kebutuhan nasabah. Lebih dari itu, penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas komitmen BRI dalam memperkokoh ekosistem UMKM sebagai tumpuan utama ekonomi nasional.

Tak hanya di ranah kepemimpinan, BRI juga meraih penghargaan Excellent Profitable State-Owned Bank 2026. Penghargaan ini menegaskan kemampuan perseroan dalam menjaga konsistensi tingkat profitabilitas yang tinggi. Dua penghargaan tersebut menjadi legitimasi atas keberhasilan strategi BRI dalam mempercepat transformasi bisnis sembari mengawal fundamental keuangan yang tangguh di tengah dinamika perbankan.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengungkapkan bahwa deretan penghargaan yang diraih merupakan bentuk apresiasi atas konsistensi transformasi BRI dalam menguatkan fondasi bisnis sekaligus menghadirkan dampak positif nyata bagi masyarakat luas.

“Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh insan BRI dalam menjalankan transformasi perusahaan. Kami ingin terus memperkuat peran BRI, bukan hanya sebagai financial intermediary, tetapi juga sebagai enabler yang mendukung pelaku usaha sejak tahap awal, mengembangkan skala bisnisnya, hingga mampu naik kelas. Bagi kami, pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan penguatan fundamental dan penciptaan nilai bagi masyarakat,” tegas Hery.

Pernyataan tersebut sejalan dengan realisasi kinerja BRI sepanjang semester pertama tahun 2026 yang menorehkan grafik pertumbuhan positif. Perseroan sukses membukukan laba bersih hingga Rp31,2 triliun, atau melonjak 17,5 persen secara year-on-year (YoY). Capaian finansial ini mencerminkan resiliensi BRI dalam menjaga profitabilitas di tengah proses transformasi bisnis yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat pijakan menuju pertumbuhan yang lebih berkualitas dan sehat ke depan.

Dari aspek fungsi intermediasi, total penyaluran kredit BRI hingga akhir Juni 2026 menembus Rp1.645,5 triliun, atau tumbuh 16,2 persen YoY. Pendorong utama pertumbuhan kredit ini disokong oleh segmen UMKM yang menyerap pembiayaan sebesar Rp1.235,4 triliun (naik 8,6 persen YoY).

Komitmen terhadap pembiayaan rakyat ini turut direalisasikan lewat penguatan ekosistem Holding Ultra Mikro. Hingga Juni 2026, holding tersebut telah melayani sekitar 33,8 juta nasabah pembiayaan, mengelola 166,3 juta rekening simpanan, serta memfasilitasi 2,3 juta debitur untuk naik kelas. Melalui penyatuan akses keuangan dan pemberdayaan terpadu, ekosistem ini konsisten membuka kesempatan bagi pelaku usaha ultra mikro untuk mendapatkan pembiayaan formal, memperbesar kapasitas usaha, hingga naik ke jenjang bisnis yang lebih tinggi.

Untuk melengkapi kemudahan pembiayaan, BRI juga menggulirkan berbagai program pendampingan bagi para pelaku usaha. Sampai dengan Juni 2026, program Desa BRILiaN tercatat telah menjangkau lebih dari 5.700 desa, sedangkan program Klasterku Hidupku telah membina lebih dari 44 ribu klaster usaha. Di samping itu, platform digital linkumkm by BRI kini telah diakses oleh kurang lebih 17,3 juta pelaku UMKM, serta program Rumah BUMN yang tercatat telah diikuti oleh sekitar 596 ribu pelaku usaha. Rangkaian inisiatif ini dirancang guna meningkatkan daya saing, memperluas cakupan pasar, dan mendongkrak kelas para pelaku UMKM.

Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group, Arif Budisusilo, menyatakan bahwa BIFA 2026 dirancang sebagai panggung apresiasi bagi korporasi yang tidak hanya mencatatkan angka finansial yang kuat, melainkan juga tanggap terhadap alih teknologi digital, aktif mendorong inklusi keuangan, serta menerapkan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) dalam strategi operasinya.

“BIFA 2026 adalah apresiasi bagi institusi keuangan yang mampu menunjukkan ketangguhan, kinerja berkelanjutan, dan kemampuan beradaptasi. Kami berharap penghargaan ini menjadi pemicu bagi industri keuangan untuk terus berinovasi serta memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif,” terang Arif Budisusilo.

Memasuki edisi penyelenggaraan yang ke-18, Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2026 kembali memberikan penghargaan bagi lembaga jasa keuangan atas capaian kinerja, inovasi, serta kontribusinya bagi perekonomian nasional. Pencapaian yang diraih BRI dalam ajang ini makin mempertegas fokus pertumbuhan perseroan yang bertumpu pada keandalan fundamental bisnis dan keberpihakan pada ekonomi kerakyatan.

H

Henigun