Lewati ke konten utama
BPR/BPRS 3 Menit Baca

Tingkatkan Daya Saing UMKM Pangandaran, BPR BKPD Fasilitasi Pengelolaan Finansial dan Kemasan Gratis

H

Henigun

13 September 2026

Tingkatkan Daya Saing UMKM Pangandaran, BPR BKPD Fasilitasi Pengelolaan Finansial dan Kemasan Gratis
Ilustrasi Kredit UMKM.(Foto: Istimewa)

PANGANDARAN, SEPUTARBANK - Perumda BPR BKPD Pangandaran.memberikan fasilitas pembukaan rekening tabungan serta pembenahan kemasan produk secara gratis kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pangandaran.

Fasilitas ini dihadirkan sebagai bentuk dukungan nyata dalam membantu para penggerak ekonomi daerah meningkatkan manajemen keuangan usaha sekaligus menaikkan kelas dan daya pikat produk lokal di pasaran.

Perwakilan manajemen, Raden Ria, menyampaikan bahwa pembukaan rekening gratis dirancang untuk mendidik pelaku UMKM agar lebih tertib mengelola arus kas usaha. Sementara itu, fasilitas pembenahan kemasan secara cuma-cuma diharapkan dapat mendongkrak daya tarik visual dan nilai jual produk saat bersaing di pasar yang lebih luas.

Pada tahap awal, program ini akan menyasar di bawah 100 pelaku UMKM dan akan digulirkan secara bertahap serta berkesinambungan.

"Untuk tahap awal, sementara kami mengakomodasi di bawah 100 pelaku UMKM dan program tersebut bakal terus berkesinambungan sehingga dapat mengakomodasi seluruh pelaku UMKM ke depannya," jelas Raden Ria.

Sinergi Literasi Keuangan dan Pencegahan Investasi Bodong

Program sosial ini merupakan buah dari kolaborasi dalam kegiatan sarasehan bertajuk "Edukasi Literasi Keuangan dan Pemanfaatan Produk Perbankan kepada Pelaku UMKM di Kabupaten Pangandaran Agar Terhindar dari Investasi Bodong Guna Mewujudkan UMKM Naik Kelas". Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu (16/9/2026) di Gedung DPRD Pangandaran.

Raden Ria menjelaskan bahwa forum diskusi tersebut diprakarsai oleh HMI Pangandaran dengan merangkul pemangku kepentingan terkait, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya serta Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Pangandaran.

Selain mengupas strategi pengembangan bisnis, agenda sarasehan dibekali dengan edukasi literasi keuangan dan optimasi produk perbankan. Materi ini disiapkan untuk memandu para pelaku usaha dalam memahami perencanaan keuangan, kebutuhan pembiayaan, hingga pemilihan jasa keuangan yang tepat sesuai skala kemampuan usaha.

Kehadiran OJK Tasikmalaya difokuskan untuk membentengi para pelaku usaha dari bahaya investasi ilegal. Pemahaman mendalam ini krusial agar masyarakat dan wirausahawan dapat dengan cermat mengenali rupa-rupa modus investasi bodong yang berpotensi merugikan modal usaha mereka.

Kemasan Produk Jadi Kunci Daya Saing

Lebih lanjut, Raden Ria menilai peningkatan mutu visual kemasan menjadi poin vital yang sering kali luput dari perhatian UMKM. Produk berkategori baik sudah sepatutnya ditopang oleh identitas serta pengemasan yang memadai agar siap masuk ke jejaring pasar ritel yang lebih luas.

Oleh karena itu, PERUMDA BPR BKPD Pangandaran membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya untuk mendampingi penyempurnaan desain dan kemasan produk lokal.

Sinergi berkelanjutan antara lembaga keuangan, pemerintah daerah, OJK, dan organisasi kepemudaan ini diharapkan tak berhenti di panggung forum saja, melainkan berlanjut lewat pendampingan rutin. Lewat penguatan tata kelola finansial, mutu produk, daya pikat kemasan, hingga kemudahan akses pembiayaan, UMKM di Pangandaran diproyeksikan mampu tumbuh tangguh dan berkelanjutan.

H

Henigun