BANDUNG, SEPUTARBANK - Dua lembaga keuangan, yakni PT MNC Finance dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank bjb) berkolaborasi untuk fasilitas pembiayaan berupa pembelian piutang (Asset Buy) senilai Rp100 miliar.
Kerjasama strategis itu diresmikan pada penandatanganan kesepakatan di Ballroom Lantai 9, Menara Bank bjb Kantor Pusat, Bandung, Kamis (17/9/2026).
Suntikan fasilitas tersebut disiapkan MNC Finance untuk memperkuat penetrasi dan kapasitas pembiayaan konsumen. Di sisi lain, kolaborasi ini mempertegas kapabilitas Bank bjb dalam mengelola serta mengeskalasi portofolio bisnisnya secara terukur.
Lewat skema Asset Buy, MNC Finance memperoleh sokongan pendanaan dalam mengelola portofolio piutang usaha sesuai dengan kriteria dan ketentuan yang disetujui kedua belah pihak.
Prosesi penandatanganan dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Bank bjb, meliputi Direktur Utama Ayi Subarna, Direktur Konsumer & Ritel Nunung Suhartini, Pemimpin Divisi KPR & KKB Muhamad Aditya Wiradharma, CEO Regional II Hindun Herdiyani, serta Pemimpin Cabang Daan Mogot Soffa Sagara Bagja Jamin. Turut mendampingi pula SEVP Korporasi & Komersial Isa Anwari dan Pemimpin Divisi Credit Portofolio Risk Adrianus Ulun.
Sementara dari jajaran direksi MNC Finance, hadir Direktur Utama Gabriel Mahjudin bersama Direktur Keuangan Edwin Andu.
Gabriel Mahjudin mengapresiasi tinggi tingkat kepercayaan yang diberikan pihak perbankan. Menurutnya, alokasi dana segar ini menjadi modal penting bagi ekspansi portofolio pembiayaan perusahaan.
"Fasilitas sebesar Rp100 miliar akan kami optimalkan untuk meningkatkan kapasitas pembiayaan konsumen, khususnya pembiayaan otomotif," tutur Gabriel.
Ia menambahkan, pendanaan tersebut juga difokuskan untuk memperluas jangkauan pasar serta mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Senada dengan hal itu, Direktur Utama Bank bjb Ayi Subarna menegaskan bahwa kolaborasi bersama MNC Finance merupakan bentuk komitmen bank dalam menangkap berbagai peluang bisnis yang mutually beneficial.
“Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya Bank bjb untuk terus mengoptimalkan kapabilitas dan produk yang dimiliki melalui kolaborasi dengan mitra strategis. Kami melihat hubungan dengan MNC Finance tidak hanya dalam konteks transaksi Asset Buy, tetapi sebagai bagian dari sinergi yang dapat terus dikembangkan untuk menghadirkan nilai tambah bagi kedua perusahaan,” jelas Ayi.
Ayi menyebutkan, kemitraan ini membuka ruang bagi Bank bjb untuk memperluas eksposur pada ekosistem pembiayaan kendaraan bermotor seraya memantapkan sinergi antara industri perbankan dan perusahaan pembiayaan (multifinance).
Kerja sama ini menjadi kelanjutan dari rekam jejak kemitraan panjang yang telah terjalin antara MNC Finance dan Bank bjb sejak tahun 2017. Kedua entitas terus berkomitmen mengeksplorasi potensi kolaborasi strategis secara berkelanjutan.
Sebelumnya, kedua perusahaan telah beberapa kali merampungkan transaksi pembelian portofolio aktif Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) maupun skema pembiayaan bersama (joint financing). Secara akumulatif, total plafon fasilitas kerja sama yang berhasil direalisasikan telah menembus angka Rp656 miliar.
Dalam penerapannya, penyaluran fasilitas pembiayaan ini dipastikan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudent) dan manajemen risiko yang ketat demi menjaga mutu kualitas portofolio piutang.
Ke depan, MNC Finance dan Bank bjb membuka peluang lebar untuk merambah sektor-sektor potensial lainnya guna menyesuaikan dinamika pasar keuangan sekaligus memperkokoh ekosistem jasa keuangan nasional.