Lewati ke konten utama
BPR/BPRS 2 Menit Baca

Lewat Pekan Olahraga, Perbarindo Perkuat Sinergi dan Daya Saing BPR

H

Henigun

8 September 2026

Lewat Pekan Olahraga, Perbarindo Perkuat Sinergi dan Daya Saing BPR
Perbarindo Komisariat Tangerang melangsungkan Pekan Olahraga Perbarindo di Tangerang,sepanjang 2–13 September 2026.(Foto: Istimewa)

JAKARTA, SEPUTARBANK — Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) terus melakukan langkah konkret untuk mendongkrak pertumbuhan sekaligus daya saing Bank Perekonomian Rakyat (BPR), melalui penguatan kolaborasi antaranggota.

Kompetisi dibidang olahraga, menjadi salah satu strategi yang dipilih Perbarindo dalam memupuk kerja sama tersebut. Paling gres, Perbarindo Komisariat Tangerang melangsungkan Pekan Olahraga Perbarindo yang bertempat di Cobra Champion Arena sepanjang 2–13 September 2026.

Mengusung cabang olahraga bulu tangkis dan mini soccer, perhelatan ini dirancang untuk merekatkan tali silaturahmi, memupuk jiwa sportif, hingga mengokohkan rasa kebersamaan di lingkungan pekerja BPR wilayah Tangerang dan Banten.

Persiapan kegiatan pun dimatangkan lewat agenda koordinasi antara panitia penyelenggara dan Kepala OJK Provinsi Banten, Adi Dharma, beserta jajarannya di The Kluwih Heritage–BSD. Acara ini merangkul berbagai pihak, mulai dari OJK, jajaran pengurus Perbarindo, para pimpinan BPR, hingga stakeholder industri terkait.

Penasihat Panitia Pekan Olahraga Perbarindo Komisariat Tangerang sekaligus Komisaris Utama Universal BPR, Kaman Siboro, menegaskan bahwa ajang ini tidak sebatas turnamen biasa. Menurutnya, agenda ini menjadi momentum krusial dalam mempererat semangat gotong royong serta sinergitas antara OJK, Perbarindo, BPR, dan seluruh pemangku kepentingan.

Senada dengan hal itu, Ketua Perbarindo Komisariat Tangerang, Antonius Teddy, menyampaikan bahwa esensi sportivitas olahraga beririsan langsung dengan nilai dasar BPR, seperti integritas, kolaborasi, ketangguhan, serta komitmen tumbuh bersama. Kerja sama yang makin solid ini diyakini mampu mendorong peran BPR dalam menyokong UMKM sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

Upaya menggalang kebersamaan sesama anggota Perbarindo memang kian krusial di tengah lanskap industri keuangan yang bergerak cepat. BPR konvensional maupun syariah kini tidak cuma diwajibkan meningkatkan mutu layanan publik, melainkan juga dituntut tanggap terhadap inovasi teknologi, pergeseran kebutuhan nasabah, serta standar tata kelola dan manajemen risiko yang makin ketat.

Melalui wadah kolaboratif ini, Perbarindo memfasilitasi BPR dan BPRS untuk saling berbagi pengalaman, wawasan, hingga best practice operasional bisnis. Kemitraan ini diharapkan mempermudah para anggota dalam merespons dinamika industri secara lebih efisien.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juni 2026, Indonesia memiliki 1.252 BPR dan 174 BPRS. Dari sisi performa, hingga Maret 2026, total aset BPR dan BPRS sukses menembus Rp236,69 triliun, atau mengalami kenaikan 3,70% secara tahunan (year on year/yoy).

Adapun penyaluran kredit dan pembiayaan tercatat merangkak naik 2,83% (yoy) menjadi Rp176,96 triliun. Dari aspek penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) sektor BPR dan BPRS turut mencatatkan pertumbuhan 3,16% hingga menyentuh angka Rp165,49 triliun.

H

Henigun