Lewati ke konten utama
Bank 2 Menit Baca

Dakara Kreasi Gelar Workshop, Dorong Bank Perkuat Perlindungan Konsumen dan Keamanan Data

R

Redaksi

9 September 2026

Dakara Kreasi Gelar Workshop, Dorong Bank Perkuat Perlindungan Konsumen dan Keamanan Data
Foto: Founder Dakara Kreasi, Joko Nugroho sedang menyampaikan materi workshop.

BANDUNG, SEPUTARBANK.COM – Dakara Kreasi menggelar Public Workshop bertema “Perlindungan Konsumen & Data Pribadi di Sektor Jasa Keuangan” di Bandung, 9–10 September 2026.

Workshop tersebut diikuti sejumlah pelaku industri jasa keuangan yang berasal dari Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Perekonomian Rakyat (BPR), BPR Syariah, serta para praktisi perbankan.

Founder Dakara Kreasi, Joko Nugroho, turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan yang secara khusus menyasar penguatan fungsi kepatuhan di industri perbankan.

Dalam paparannya, Joko menjelaskan bahwa transformasi digital yang semakin masif di sektor jasa keuangan telah membawa perubahan besar terhadap pola pengelolaan bisnis, layanan, maupun risiko perbankan.

Menurutnya, perkembangan tersebut ditandai dengan semakin banyaknya data konsumen yang dikumpulkan, proses pengolahan data yang semakin otomatis, pemanfaatan artificial intelligence (AI) dan analitik yang semakin luas, hingga meningkatnya ketergantungan industri terhadap pihak ketiga dan layanan cloud.

Di sisi lain, transformasi digital juga menghadirkan tantangan baru. Risiko fraud, phishing, social engineering, kebocoran data, serta semakin kompleksnya produk keuangan menjadi perhatian yang tidak dapat diabaikan oleh industri perbankan.

“Oleh karena itu, perlindungan konsumen tidak lagi hanya menjadi fungsi customer service atau legal, tetapi sudah menjadi bagian dari corporate governance dan enterprise risk management,” ujar Joko.

Ia menekankan bahwa membangun kepercayaan konsumen harus berjalan beriringan dengan penguatan kepatuhan, keamanan data, serta penerapan market conduct yang bertanggung jawab.

“Kepercayaan, kepatuhan, keamanan data, dan market conduct yang bertanggung jawab sebaiknya dikerjakan sendiri oleh pihak bank dan tidak seluruhnya diberikan kepada pihak ketiga untuk dikerjakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Joko mengingatkan industri perbankan untuk menjadikan regulasi sebagai fondasi utama dalam membangun sistem perlindungan konsumen dan data pribadi.

Salah satunya melalui penerapan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan, yang menjadi salah satu regulasi penting bagi pelaku industri dalam memperkuat perlindungan konsumen.

Melalui workshop ini, Dakara Kreasi mendorong peningkatan pemahaman dan kesiapan SDM perbankan dalam menghadapi tantangan transformasi digital, khususnya terkait kepatuhan, perlindungan konsumen, keamanan data, dan pengelolaan risiko di sektor jasa keuangan.

R

Redaksi