Lewati ke konten utama
Bank 3 Menit Baca

BSI Siapkan 2.000 Lelang Aset di GREAT BSI 2026, Rumah hingga Apartemen Ditawarkan

R

Redaksi

14 September 2026

BSI Siapkan 2.000 Lelang Aset di GREAT BSI 2026, Rumah hingga Apartemen Ditawarkan

JAKARTA, SEPUTARBANK.COM – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) kembali menggelar Program Gebyar Lelang Serentak (GREAT BSI) 2026 dengan menyiapkan sekitar 2.000 frekuensi lelang aset dengan harga kompetitif.

Mengusung tema “Peluang Emas Meraih Aset Impian”, program tersebut berlangsung mulai 9 September hingga 12 Desember 2026. Seperti yang telah dilansir dalam akun resmi BSI yang dikutip Seputarbank, Senin (14/09/2026), program ini menjadi salah satu langkah perseroan dalam memperluas akses masyarakat terhadap aset melalui mekanisme lelang yang transparan dan resmi.

SEVP Retail & Consumer Risk BSI Firman Jatnika mengatakan, GREAT BSI 2026 memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh berbagai aset dengan proses lelang yang transparan serta didukung sinergi dengan sejumlah instansi pemerintah.

“Program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memanfaatkan momen terbaik dalam mendapatkan aset terbaik,” kata Firman.

Dalam pelaksanaannya, GREAT BSI 2026 menghadirkan live lelang di sejumlah wilayah, antara lain Banda Aceh, Jakarta, Bogor, Batam, Banten, Tangerang, Meulaboh, dan Bandung Kota.

Kegiatan tersebut menggandeng Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Kolaborasi ini dilakukan untuk mendukung kelancaran proses lelang sekaligus memberikan kepastian dan keamanan bagi masyarakat.

Adapun aset yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari rumah tinggal, tanah kosong, ruko, apartemen hingga gudang. BSI menargetkan sekitar 2.000 frekuensi lelang sepanjang pelaksanaan GREAT BSI 2026 dengan melibatkan tim marketing aset lelang di seluruh Indonesia.

BSI juga terus berkoordinasi dengan DJKN/KPKNL serta Kantor Pertanahan ATR/BPN di berbagai daerah. Selain itu, perseroan memperkuat kolaborasi dengan agen properti, balai lelang swasta rekanan BSI, serta marketplace properti seperti Rumah123.

Dari sisi kinerja pembiayaan, hingga Juni 2026 kualitas pembiayaan BSI tercatat semakin membaik. Non-Performing Financing (NPF) berada di level 1,80 persen, turun dibandingkan posisi sebelumnya sebesar 1,88 persen. Program GREAT BSI menjadi salah satu upaya perseroan dalam mempercepat recovery aset sekaligus mendukung perbaikan kualitas pembiayaan.

Informasi mengenai aset lelang juga dapat diperoleh melalui berbagai kanal BSI, termasuk website resmi BSI, BYOND by BSI, ATM BSI, media sosial BSI, media informasi online, serta jaringan kantor cabang.

Firman menjelaskan, masyarakat yang berminat mengikuti lelang perlu memperhatikan sejumlah tahapan. Pertama, memilih aset melalui kanal informasi lelang BSI. Kedua, menghubungi petugas BSI yang menangani aset melalui nomor kontak resmi yang tercantum dalam informasi aset. Ketiga, mengikuti proses lelang objek agunan melalui mekanisme resmi DJKN/KPKNL.

BSI juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan perseroan. Seluruh informasi dan proses lelang harus dipastikan berasal dari kanal resmi BSI serta mengikuti mekanisme lelang resmi DJKN/KPKNL.

“BSI mengimbau masyarakat untuk memastikan seluruh informasi dan proses lelang dilakukan melalui kanal resmi BSI dan mekanisme lelang DJKN/KPKNL, serta tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan BSI,” tegas Firman.

Melalui GREAT BSI 2026, BSI berharap proses pemulihan aset dapat terus meningkat sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh aset dengan proses yang transparan, aman, dan kompetitif.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya BSI memperkuat sinergi berkelanjutan dengan DJKN dan Kementerian ATR/BPN, sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

R

Redaksi