BANGKA, SEPUTARBANK - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) seringa terganjal masalah permodalan untuk meningkatkan usahanya. Permasalahan modal kerap menjadi tantangan utama saat hendak mengepakkan sayap bisnisnya.
Kebutuhan dana tambahan ini sangat beragam, mulai dari memperbanyak stok barang, membeli peralatan produksi baru, memperluas jangkauan pasar, hingga meningkatkan kapasitas produksi secara keseluruhan.
Menjawab tantangan tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office (BO) Pangkalpinang terus berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan yang terjangkau bagi para pelaku usaha lokal melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Manager Bisnis Mikro BRI BO Pangkalpinang, Ronald Aditya, menjelaskan bahwa KUR merupakan fasilitas kredit modal kerja maupun investasi yang ditujukan kepada debitur individu, badan usaha, hingga kelompok usaha yang produktif serta layak secara bisnis.
"Penyaluran KUR merupakan salah satu bentuk komitmen BRI dalam mendukung UMKM agar dapat terus tumbuh dan naik kelas," ujar Ronald kepada awak media, Minggu (20/9/2026).
Ia menambahkan, kemudahan akses terhadap pembiayaan yang tepat tidak hanya membantu para pelaku usaha dalam mengembangkan skala bisnisnya, tetapi juga turut memperluas inklusi keuangan masyarakat di daerah. Melalui KUR, besar plafon pinjaman dapat disesuaikan secara rasional dengan kebutuhan serta kemampuan usaha masing-masing debitur.
Kategori dan Skema Plafon KUR BRI
Untuk menjangkau berbagai tingkatan skala usaha, BRI menyediakan beberapa kategori produk KUR, di antaranya KUR Supermikro, KUR Mikro, dan KUR Kecil. Berikut rincian plafon serta tenor yang ditawarkan:
KUR Mikro:
- Plafon: Maksimal hingga Rp50 juta per debitur.
- Tenor Modal Kerja: Jangka waktu pengembalian maksimal 3 tahun.
- Tenor Investasi: Jangka waktu pengembalian maksimal 5 tahun.
KUR Kecil:
- Plafon: Mulai dari Rp50 juta hingga Rp500 juta.
- Tenor Modal Kerja: Jangka waktu pengembalian maksimal 4 tahun.
- Tenor Investasi: Jangka waktu pengembalian maksimal 5 tahun.
Melalui skema pembiayaan ini, BRI berharap makin banyak pelaku UMKM di Bangka yang terdorong untuk berani mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.