Maksimalkan Budaya Kerja, BPRS BAS Gelar Pelatihan Excellent complaint handling

Maksimalkan Budaya Kerja, BPRS BAS Gelar Pelatihan Excellent complaint handling

SEPUTARBANK, BANYUMAS  - PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Bina Amanah Satria melaksanakan excellent complaint handling dalam memaksimalkan budaya kerja perusahaan yakni Melayani secara Ihsan (integritas, kejujuran, profesional, optimal) dan menghargai prestasi kerja.

BPRS yang di pimpin oleh Anggoro Wignyo Saputro sebagai direktur utama melihat bahwa peranan budaya kerja yang efektif bisa memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan perusahaan baik secara internal maupun eksternal.

”Kami melihat bahwa diperlukan lingkungan yang positif sehingga pelatihan ini penting dalam rangka meningkatkan produktivitas, mendorong kolaborasi tim, dan mempertahankan karyawan sebagai aset perusahaan,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini pula lanjut Anggoro, manajemen menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan (check up) untuk semua pegawai sebagai upaya meningkatkan kepedulian tentang kesehatan karyawan.

"Kepedulian perusahaan kepada karyawan kami juga lakukan dengan pemeriksaan kesehatan gratis kepada semua pegawai," ungkapnya.

Dalam hal bisnis kata Anggoro, BPRS Bina Amanah Satria atau lebih dikenal dengan BPRS BAS tumbuh dengan asset mencapai Rp 111,3 miliar per juni 2026 dengan penyaluran pembiayaan sebesar Rp 95,5 miliar dan penghimpunan dana sebesar Rp 81,57 miliar.

”Sebagai perusahaan yang telah diatas mempunyai asset diatas ratusan miliar, kami terus memaksimalkan potensi karyawan dan tidak pula kami menekan biaya operasional hingga saat ini terjaga sesuai ketentuan masih di bawah 90% yakni 87.08 %,” tuturnya.

PT BPRS Bina Amanah Satria adalah salah satu BPR yang beroperasi berdasarkan prinsip syariah yang berdiri di Purwokerto, Kabupaten Banyumas pada tahun 2005.

Pendirian PT BPRS Bina Amanah Satria merupakan cerminan aspirasi dan keinginan dari para profesional (notaris, dokter, pengusaha, pendidik) dan putra daerah untuk memiliki alternatif perbankan dengan sistem syariah yang dilandasi oleh prinsip-prinsip transparansi, berkeadilan, seimbang dan beretika dalam bertransaksi serta sebagai dakwah maaliah  untuk mengembangkan usaha ekonomi masyarakat kecil – mikro di wilayah Kabupaten Banyumas.