Lewati ke konten utama
Bank 2 Menit Baca

Lewat Layanan Payroll, BSI Siap Pacu Pertumbuhan Dana Murah Bidik Ekosistem BUMN

H

Henigun

6 November 2026

Lewat Layanan Payroll, BSI Siap Pacu Pertumbuhan Dana Murah Bidik Ekosistem BUMN
Ilustrasi.(Foto Istimewa)

JAKARTA, SEPUTARBANK - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) melakukan langkah strategis dalam memacu pertumbuhan bisnis, sekaligus memperkuat penghimpunan dana murah (CASA).

Untuk itu, lembaga keuangan syariah tersebut menyatakan siap mengoptimalkan potensi besar dari layanan payroll (penggajian) di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dukungan dari Danantara Indonesia menjadi angin segar untuk memberikan opsi perbankan berbasis syariah bagi para pegawai BUMN dalam mengelola keuangan pribadi.

Hal tersebut ditegaskan dalam keterangan resminya di Jakarta.

“Kami mengapresiasi dukungan Danantara Indonesia yang membuka kesempatan lebih luas bagi pegawai BUMN untuk memanfaatkan layanan perbankan syariah. Ini menjadi peluang bagi BSI untuk menghadirkan pengalaman perbankan yang kompetitif, modern, dan sesuai prinsip syariah,” ujar Anton

Bagi BSI, porsi layanan payroll tidak sebatas sarana penyaluran gaji bulanan, melainkan menjadi pintu masuk utama (entry point) untuk membangun ekosistem hubungan finansial jangka panjang dengan nasabah.

Strategi penestrasi bisnis ini terbukti membuahkan hasil positif. Hingga September 2026, volume payroll BSI tercatat tumbuh 18,50 persen secara year to date (ytd). Tren kenaikan ini menandakan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap efisiensi, kelengkapan fitur digital, serta nilai tambah yang ditawarkan perbankan syariah.

Pertumbuhan payroll ini turut berdampak langsung pada penguatan struktur dan kualitas pendanaan perseroan. Per Agustus 2026, total Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI telah menembus Rp389 triliun. Dari jumlah tersebut, porsi dana murah (CASA) mendominasi sebesar Rp246 triliun, dengan raihan dana tabungan mencapai Rp171 triliun. Struktur pendanaan yang kokoh ini dinilai mampu menopang likuiditas perseroan sekaligus menekan biaya dana (cost of fund).

Dengan total basis nasabah yang telah melampaui 24,3 juta jiwa per Agustus 2026, BSI optimistis perluasan layanan payroll di ekosistem BUMN bakal menjadi mesin penggerak utama pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Untuk mendukung penetrasi tersebut, BSI terus memperkuat ekosistem digitalnya melalui integrasi dengan superapp BYOND by BSI. Lewat aplikasi ini, nasabah tidak sekadar menerima gaji, tetapi juga bisa mengakses berbagai solusi transaksi harian dan perencanaan keuangan masa depan secara terpadu.

"Ke depan, kami ingin payroll BSI menjadi bagian dari solusi finansial pegawai, bukan hanya tempat menerima gaji. Kami terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat kapabilitas digital, serta mengoptimalkan infrastruktur teknologi informasi agar mampu memberikan pengalaman perbankan yang semakin mudah, aman, dan nyaman," tutup Anton.

H

Henigun