KOTA BEKASI, SEPUTARBANK - Ada semangat yang membara di balik kemewahan panggung catwalk Pakuwon Mall Bekasi selama dua hari terakhir. Di balik gemerlap lampu panggung dan derap langkah para peragawati, terselip sebuah misi mulia: mengangkat harkat dan derajat ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal agar berani bertransformasi dan naik kelas.
Semangat itulah yang melandasi terwujudnya ajang bergengsi Bekasi City Fashion Movement (BCFM) GOW 2026. Gelaran ini lahir dari kolaborasi hangat antara Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bekasi di bawah kepemimpinan Hj Tati Arianingsih, S Sos, MPd bersama Pemerintah Kota Bekasi—melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin)—serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bekasi.
Dari "Ngamen" di CFD hingga Menguasai Panggung Mall
Langkah besar ini tidak hadir secara instan. Bagi Ina Chandrawati, Ketua Panitia Penyelenggara BCFM 2026 sekaligus pengurus dari organisasi Wanita Bekasi Keren (WBK), perjuangan merangkul UMKM adalah perjalanan panjang yang berawal dari akar rumput.
"Latar belakangnya sederhana, kami di GOW ingin warga Bekasi penuh dengan kreativitas dan UMKM kita bisa betul-betul naik kelas," tutur Ina hangat saat ditemui awak media di sela-sela acara.
Pelaku UMKM produksi makanan Rendang ini bercerita, sebelum panggung megah BCFM ini berdiri, para Srikandi Bekasi yang tergabung dalam WBK—sebagai bagian dari Bidang Ekonomi GOW—sudah terbiasa turun langsung ke lapangan membina sekitar 500 pelaku UMKM.
"Ibaratnya, kami ini sering 'ngamen' demi memberi wadah bagi UMKM. Setiap hari Minggu kami fasilitasi mereka berjualan di Car Free Day (CFD) Kota Bekasi, dan tiap hari Sabtu kami gandeng pihak Grand Galaxy Park untuk memberi ruang berdagang. Di mana saja ada kesempatan untuk membuka stan, pasti kami perjuangkan," kenangnya.
Sinergi Perempuan Bekasi: Women Move, Fashion Grow
Buah dari konsistensi dan kerja keras itu kini terbayar. Dipercaya oleh Ketua GOW, Hj Tati Arianingsih, dan jajaran pengurus untuk memimpin kepanitiaan, Ina merangkul seluruh elemen organisasi wanita di Kota Bekasi untuk bergerak bersama di BCFM 2026. Mengusung tema besar Women Move, Fashion Grow, perhelatan ini menjadi wujud nyata gotong royong antar-organisasi.
"Acara ini bukan cuma milik WBK, tapi hasil kerja sama seluruh organisasi wanita yang tergabung di GOW. Kami saling support. Ada yang menyumbang penampilan, ada yang mengurus acara, semua saling bahu-membahu," jelas Ina penuh semangat.
Tak heran jika atmosfer BCFM 2026 terasa begitu hidup. Selain menampilkan karyatama produk UMKM lokal, panggung ini dimeriahkan oleh peragaan busana (fashion show) unik yang diperagakan langsung oleh para ketua organisasi wanita, penampilan paduan suara GOW, juga line dance dari IIDI, PUAN, IWSS, dan Wulan Sari.
Tidak Hanya Cantik, Tapi Juga Sehat dan Berdaya
Tak sekadar merayakan keindahan busana dan menggeliatkan ekonomi, BCFM 2026 juga menaruh perhatian mendalam pada kualitas hidup perempuan Bekasi. Di tengah kemeriahan acara, digelar pula edukasi kesehatan berupa talk show bertajuk "Perempuan Bekasi Hebat dan Sehat: Deteksi Dini Kanker Payudara dan Tiroid".
Agenda penting ini terwujud berkat sinergi GOW bersama AIA Financial, Chandranaya Agency, serta RS EMC Pekayon.
"Sebagai bagian dari masyarakat Bekasi, kami ingin perempuan di sini tidak hanya tangguh secara ekonomi, tapi juga peduli pada fisiknya," tambah Ina, yang juga memimpin Chandranaya Agency dengan kantor dan tim yang berdomisili di Jalan Ahmad Yani, Bekasi.
Melalui BCFM 2026, GOW Kota Bekasi membuktikan bahwa ketika perempuan saling mendukung dan berkolaborasi, wadah kecil dari pinggir jalan pun bisa menjelma menjadi panggung megah yang mengantarkan UMKM lokal menuju masa depan yang lebih cerah.