Lewati ke konten utama
NASIONAL 2 Menit Baca

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Komisi XI DPR Soroti Kepercayaan Pasar dan Penerimaan Negara

R

Redaksi

15 September 2026

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Komisi XI DPR Soroti Kepercayaan Pasar dan Penerimaan Negara
Anggota Komisi XI DPR RI Wihadi Wijanto (Foto: Istimewa).

JAKARTA, SEPUTARBANK.COM – Anggota Komisi XI DPR RI Wihadi Wijanto menyambut positif pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Pergantian tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan pasar sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Dikutip Seputarbank, Selasa (15/09/2026), dari kanal resmi DPR RI, Wihadi menyampaikan apresiasinya atas pengangkatan Suahasil yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

“Pertama-tama saya mengucapkan selamat kepada Pak Suahasil, Wakil Menteri Keuangan yang menggantikan Pak Purbaya. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Purbaya yang sudah menjadi Menteri Keuangan selama ini,” ujarnya.

Menurut Wihadi, Suahasil bukan sosok baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Pengalamannya di Badan Kebijakan Fiskal (BKF) sebelum menjabat Wakil Menteri Keuangan dinilai menjadi modal penting untuk memahami berbagai persoalan fiskal, sektor keuangan, hingga perekonomian nasional.

“Kita percaya bahwa Pak Suahasil seorang ekonom yang mampu mengatasi situasi yang saat ini,” kata politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Wihadi berharap kepemimpinan Suahasil mampu menciptakan sistem keuangan yang semakin kuat serta meningkatkan kepercayaan pelaku pasar. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga sentimen positif sekaligus mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Yang kita harapkan tentunya Pak Suahasil bisa menciptakan iklim sistem keuangan yang lebih baik dan meningkatkan kepercayaan pasar,” ujar Wihadi.

Selain stabilitas sistem keuangan, Wihadi menyoroti sejumlah pekerjaan rumah yang perlu segera ditangani Menteri Keuangan baru, terutama menyangkut penguatan sistem penerimaan negara. Ia menilai sektor perpajakan serta bea dan cukai memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu sumber utama penerimaan negara untuk menopang APBN.

“Saya kira masalah bea cukai dan pajak adalah kunci daripada APBN kita karena itu adalah penerimaan,” tegasnya.

Karena itu, Wihadi mendorong Suahasil memperkuat sistem penerimaan negara sekaligus membenahi berbagai persoalan yang masih terdapat di lingkungan Kementerian Keuangan. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar penerimaan negara semakin optimal dan mampu menjadi fondasi pembiayaan APBN.

“Bagaimana melakukan penanganan terhadap sistem penerimaan kita yang memang harus kita kunci dari APBN, itu yang kita harapkan Pak Suahasil mampu,” pungkas Wihadi.

R

Redaksi