Lewati ke konten utama
3 Menit Baca

PT BPR BKK Wonosobo Gelar Gebyar Undian Tamades 2026, Perkuat Ekonomi Daerah dan UMKM

H

Henigun

21 September 2026

PT BPR BKK Wonosobo Gelar Gebyar Undian Tamades 2026, Perkuat Ekonomi Daerah dan UMKM
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, pada gelaran Gebyar Undian Tabungan Tamades dan Deposito PT BPR BKK Wonosobo Tahun 2026 di Sasana Adipura Kencana, Wonosobo, Minggu (20/9/2026).(Foto: Istimewa)

WONOSOBO, SEPUTARBANK - PT BPR BKK Wonosobo (Perseroda) meningkatkan akses layanan perbankan, penyaluran kredit UMKM, penguatan literasi dan inklusi keuangan, hingga penyaluran bantuan sosial.

Langkah ini dilakukan sebagai bukti bahwa Bank milik Pemda Kabupaten Wonosobo itu terus memperkuat komitmennya sebagai penggerak perekonomian daerah di Kabupaten Wonosobo.

Komitmen tersebut terpancar dalam gelaran Gebyar Undian Tabungan Tamades dan Deposito PT BPR BKK Wonosobo Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Sasana Adipura Kencana, Wonosobo, Minggu (20/9/2026).

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, dalam arahannya mengapresiasi keberadaan BPR BKK Wonosobo yang memiliki jaringan luas hingga tingkat kecamatan. Menurutnya, akses perbankan yang semakin terbuka menjadi stimulus positif bagi perekonomian masyarakat serta efektif mendorong budaya menabung dan literasi keuangan.

Senada dengan hal tersebut, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, Mohamad Kristijadi, menegaskan posisi strategis bank milik Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab Wonosobo ini sebagai penopang ekonomi daerah.

Kristijadi pun membeberkan capaian kinerja positif BPR BKK Wonosobo, diantaranya: Penempatan Dana dan Penyaluran Kredit yang mencapai Rp233,7 miliar, dengan total tabungan:m sebesar Rp122,2 miliar.

Kemudian, Total Deposito mencapai angka Rp84 miliar, dan Laba Berjalan mencapai Rp4,5 miliar.

Seiring dengan itu, porsi kredit UMKM mendominasi hingga 64,18 persen dari total penyaluran kredit

Kristijadi berharap kontribusi ini semakin diperkuat melalui KUR Daerah Tahun 2026. Ia juga berpesan agar manajemen terus memegang prinsip kehati-hatian, zero fraud, tata kelola yang baik, serta bertransformasi secara digital.

Bertabur Hadiah Mewah dan Libatkan 3.000 Warga

Direktur Utama PT BPR BKK Wonosobo, Darsono, menjelaskan bahwa acara ini merupakan apresiasi bagi para nasabah. Pada pengundian tahun ini, tercatat ada 15.981 rekening yang diundi dengan total saldo mencapai Rp149,6 miliar.

Adapun deretan hadiah utama yang dibagikan meliputi:

- 1 unit mobil Daihatsu Ayla (Hadiah Utama)

- 9 unit sepeda motor Honda Revo

- 9 unit kulkas

- 9 unit Smart TV

- 9 unit mesin cuci, serta berbagai hadiah hiburan lainnya.

Tak sekadar pengundian hadiah, acara ini dikemas berkonsep festival rakyat dan pesta kuliner. Lebih dari 3.000 peserta memadati kegiatan fun walk dan disuguhi 3.000 porsi mi ayam gratis yang disajikan langsung oleh para pedagang mi ayam lokal. Suasana semakin semarak hingga sore hari dengan penampilan hiburan dari Saleho.

Tidak hanya memborong dagangan para penjual mi ayam, BPR BKK Wonosobo juga memfasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta sertifikat halal secara gratis bagi para pedagang tersebut.

"Kami berupaya membantu UMKM di Kabupaten Wonosobo, khususnya sektor kuliner. Kami ingin memotivasi dan memberikan solusi kepada para pedagang agar tetap semangat, bangkit, serta dapat tumbuh dan berkembang bersama kami," tegas Darsono.

Di bidang kepedulian sosial, BPR BKK Wonosobo menyerahkan bantuan CSR Pendidikan dengan total nilai Rp47 juta kepada siswa berprestasi dan membutuhkan.

Siswa tersebut adalah, 16 siswa SMK dengan total Rp24 juta, 15 siswa SMP dengan total Rp15 juta, 10 siswa SD dengan total Rp6 juta, dan 5 siswa TK, 5 siswa sebesar Rp2 juta.

Melalui kegiatan ini, BPR BKK Wonosobo turut mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan lembaga keuangan resmi serta mewaspadai bahaya investasi ilegal dan jeratan rentenir atau bank keliling.

Momentum ini juga menjadi pijakan penting menjelang langkah besar penataan kelembagaan sesuai regulasi OJK. Mulai tahun depan, PT BPR BKK Wonosobo direncanakan akan bergabung dalam konsolidasi (merger) menjadi BPR BKK Jawa Tengah, guna semakin memperkuat kapasitas dan kualitas layanan keuangan daerah.

H

Henigun