Lewati ke konten utama
Bank 3 Menit Baca

Bank Muamalat Raih 2 Penghargaan TOP GRC Awards 2026, Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko

R

Redaksi

10 September 2026

Bank Muamalat Raih 2 Penghargaan TOP GRC Awards 2026, Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko

JAKARTA, SEPUTARBANK.COM – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk kembali mencatatkan prestasi melalui perolehan dua penghargaan dalam TOP GRC Awards 2026 atas keberhasilannya memperkuat penerapan Governance, Risk, and Compliance (GRC).

Seperti yang telah dilansir dalam akun resmi Bank Muamalat yang dikutip Seputarbank, Kamis (10/09/2026), bank syariah pertama di Indonesia tersebut meraih dua kategori penghargaan, yakni TOP GRC Awards 2026 #STAR 4 dan The Most Committed GRC Leader 2026 yang diberikan kepada Direktur Utama Bank Muamalat Imam Teguh Saptono.

Direktur Bank Muamalat Karno mengatakan, penguatan GRC menjadi salah satu fondasi penting dalam transformasi bisnis perseroan. Sebagai bank yang berada dalam industri highly regulated, penerapan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan dinilai menjadi bagian penting untuk menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Strategi tersebut juga sejalan dengan transformasi Bank Muamalat yang kini semakin fokus mengembangkan segmen retail serta small, medium, enterprise (SME).

“Seiring dengan perubahan visi Bank Muamalat ‘Menjadi Jalan Hijrah Menuju Berkah’, kami melakukan transformasi dengan fokus ke segmen retail dan SME. Sehingga penguatan tata kelola menjadi sangat penting untuk pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Karno.

Menurutnya, dari sisi governance, Bank Muamalat terus memperkuat peran Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah dalam mengawal strategi back to core. Penguatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan setiap langkah transformasi tetap berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik.

Di sisi manajemen risiko, Karno menjelaskan bahwa Bank Muamalat membangun kerangka pengelolaan risiko yang berlandaskan nilai-nilai good corporate governance (GCG), corporate value, serta peningkatan risk awareness di seluruh lini organisasi.

Implementasinya dilakukan melalui penguatan budaya risiko, komunikasi internal, pelatihan dan sertifikasi manajemen risiko, hingga penerapan sistem reward and punishment yang diatur dalam ketentuan perusahaan atau Ittifaq.

Integrasikan Maqashid Syariah dalam Kerangka GRC

Bank Muamalat juga terus memperluas pendekatan GRC dengan mengintegrasikan maqashid syariah, environmental, social, and governance (ESG), serta sustainable finance ke dalam kerangka pengelolaan perusahaan.

Karno mengatakan, integrasi tersebut membuat pendekatan kepatuhan Bank Muamalat tidak hanya berorientasi pada pemenuhan standar perbankan, tetapi juga mempertimbangkan prinsip syariah dan keberlanjutan.

“Kami sudah mengintegrasikan risiko ESG dan risiko syariah ke dalam kerangka risk appetite perusahaan. Dari sisi compliance, seluruh pembiayaan Bank Muamalat dijalankan sesuai prinsip syariah,” jelas Karno.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui kepatuhan terhadap berbagai ketentuan regulator, termasuk regulasi OJK, Bank Indonesia, serta fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Dalam penerapannya, prinsip maqashid syariah dikaitkan dengan dimensi ESG dan dampaknya terhadap people, planet, dan profit. Dengan pendekatan tersebut, orientasi bisnis Bank Muamalat tidak hanya diarahkan pada pertumbuhan keuntungan, tetapi juga keberlanjutan serta penciptaan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Sementara itu, TOP GRC Awards 2026 yang diselenggarakan TopBusiness menilai perusahaan berdasarkan sejumlah aspek, antara lain kelengkapan sistem dan infrastruktur GRC serta keberhasilan implementasi GCG, risk management, dan compliance management dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Dua penghargaan yang diraih Bank Muamalat sekaligus menjadi pengakuan atas konsistensi perseroan dalam memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan sebagai fondasi transformasi bisnis syariah.

R

Redaksi