Lewati ke konten utama
Bank 2 Menit Baca

Bank BJB Syariah Gandeng Pemkab Majalengka, Dorong Haji Dini dan Cicilan Emas ASN

R

Redaksi

9 September 2026

Bank BJB Syariah Gandeng Pemkab Majalengka, Dorong Haji Dini dan Cicilan Emas ASN
Foto: Istimewa

MAJALENGKA, SEPUTARBANK.COM – Upaya mempersiapkan kebutuhan finansial ibadah haji sejak dini terus didorong oleh bank bjb syariah. Kali ini, bank bjb syariah menjajaki sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka melalui program Haji Dini dan menabung emas yang ditujukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Langkah tersebut menjadi salah satu solusi atas panjangnya masa tunggu keberangkatan haji yang saat ini mencapai sekitar 26 tahun. Melalui program Haji Dini, calon jemaah dapat mempersiapkan kebutuhan biaya haji secara lebih terencana dan bertahap.

Dikutip Seputarbank.com dari kanal resmi bank bjb syariah, Rabu (9/9/2026), program Haji Dini menawarkan skema bundling porsi haji dengan cicilan emas. Skema ini dapat dimanfaatkan ASN dan PPPK untuk membantu mempersiapkan biaya pelunasan haji sejak jauh-jauh hari.

Program tersebut sebelumnya telah direalisasikan di Kabupaten Kuningan. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pijakan bank bjb syariah untuk memperluas implementasi program serupa di daerah lain, termasuk Majalengka.

Tak hanya menyasar kebutuhan ibadah haji dan pengelolaan keuangan ASN, bank bjb syariah juga menawarkan penguatan ekosistem transaksi digital di Majalengka. Sinergi tersebut mencakup perluasan penggunaan QRIS serta digitalisasi penerimaan daerah.

Sebagai tindak lanjut pembahasan kerja sama, Bupati Majalengka menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan penuh. Pemkab juga akan menugaskan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) untuk segera merumuskan Nota Kesepahaman (MoU) bersama bank bjb syariah.

Melalui kolaborasi tersebut, bank bjb syariah berharap dapat menghadirkan layanan keuangan syariah yang lebih komprehensif bagi ASN dan PPPK. Di sisi lain, sinergi ini diharapkan turut memperkuat ekosistem keuangan digital serta mendorong tata kelola penerimaan daerah yang semakin modern dan terintegrasi.

R

Redaksi