Lewati ke konten utama
Bank 2 Menit Baca

19 Kandidat Lolos UKK, Siapa yang Akan Pimpin Posisi Pengurus di Bank BRK Syariah?

R

Redaksi

8 September 2026

19 Kandidat Lolos UKK, Siapa yang Akan Pimpin Posisi Pengurus di Bank BRK Syariah?
Foto: Istimewa

PEKANBARU, SEPUTARBANK.COM – Proses penentuan jajaran pimpinan PT Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Perseroda memasuki tahap akhir. Panitia Seleksi (Pansel) telah mengumumkan kandidat yang dinyatakan lolos Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) tingkat daerah untuk mengisi sejumlah posisi strategis di jajaran komisaris dan direksi.

Pengumuman tersebut tertuang dalam Nomor 35/PANSEL/BRKS/2026 yang diterbitkan di Pekanbaru pada 4 September 2026. Hasil seleksi ini menjadi bagian penting sebelum penetapan pimpinan BRK Syariah secara definitif.

Ketua Pansel Syahrial Abdi mengatakan, daftar kandidat yang diumumkan merupakan hasil dari seluruh rangkaian proses pengujian yang dilakukan bersama tim penilai.

“Hasil pengujian bersama tim pansel di Pekanbaru kini sudah rampung dan kami umumkan kepada publik,” ujar Syahrial, Jumat (4/9/2026) yang dikutip Seputarbank dari Batamnews, Selasa (08/09/2026).

Dari proses seleksi tersebut, sejumlah profesional dan figur yang memiliki pengalaman di sektor perbankan dinyatakan memenuhi persyaratan untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya. Mereka akan bersaing memperebutkan enam posisi strategis dalam struktur kepemimpinan BRK Syariah.

Untuk posisi Calon Komisaris Utama, terdapat tiga nama yang dinyatakan lolos, yakni Herman, Indra, dan Ninno Wastikarsari.

Sementara untuk Calon Komisaris Independen, Pansel menetapkan enam kandidat, yaitu Arieta Aryanti PL, Dhani Setia Adji, Edian Fahmy, Endang Nuryadin, Nizam, dan Wachyono.

Persaingan juga berlangsung untuk posisi Calon Direktur Utama, dengan dua kandidat yang lolos, yakni Helwin Yunus dan Wahyudi Gustiawan.

Kemudian, untuk posisi Direktur Operasional, terdapat tiga kandidat yang masuk tahap berikutnya, yakni As Ari, Indra Gunawan, dan Wan Mukhlis.

Adapun posisi Direktur Dana & Jasa diikuti dua kandidat, yaitu Edi Wardana serta Yudhi Aditya Yudhana. Sedangkan posisi Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko diisi tiga kandidat, yakni Asep Saripuddin, Muhammad Nanang, dan Yasral Yazid.

Setelah menyelesaikan tahapan UKK dan penilaian rekam jejak, proses seleksi kemudian berlanjut ke tahap wawancara akhir. Para kandidat dijadwalkan mengikuti wawancara langsung bersama Gubernur Riau selaku wakil pemegang saham pengendali.

Syahrial menyampaikan, tahapan wawancara akhir telah dijalankan sesuai jadwal.

“Pelaksanaan wawancara akhir telah dilaksanakan pada Minggu, 6 September 2026,” jelasnya.

Rampungnya seluruh tahapan seleksi tersebut membuka jalan bagi penetapan jajaran pimpinan baru BRK Syariah. Kehadiran komisaris dan direksi definitif diharapkan dapat memperkuat tata kelola sekaligus memastikan kegiatan bisnis dan pelayanan BRK Syariah berjalan semakin optimal.

Dengan proses seleksi yang memasuki penghujung tahapan, publik kini menantikan siapa saja kandidat yang akhirnya dipercaya mengisi posisi strategis di tubuh BRK Syariah untuk membawa bank pembangunan daerah tersebut semakin kompetitif dan kuat dalam industri perbankan syariah.

R

Redaksi