Lewati ke konten utama
Nusantara 3 Menit Baca

HIM 2026 Cirebon: OJK Perkuat Budaya Menabung, 540 Siswa Sekolah Rakyat Buka Rekening Simpel

H

Henigun

26 August 2026

HIM 2026 Cirebon: OJK Perkuat Budaya Menabung, 540 Siswa Sekolah Rakyat Buka Rekening Simpel
Puncak Peringatan HIM 2026 di Cirebon di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Cirebon.(Foto: Istimewa)

SEPUTARBANK CIREBON - Puncak kegiatan peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026 di Cirebon Jawa Barat, menjadi upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon dalam memacu budaya finansial sejak dini.

Demi memperkuat literasi dan inklusi keuangan di wilayah Ciayumajakuning, kegiatan yang berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Cirebon ini melibatkan 540 pelajar.

Hadir pul apada puncak Peringatan HIM tersebut jajaran pejabat daerah dan pemangku kepentingan, seperti Bupati Cirebon, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, perwakilan Pemkot Cirebon serta Pemkab Majalengka, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, hingga Perbarindo Komisariat Cirebon bersama jaringan BPR setempat.

Sejumlah hal yang menjadi fokus pada kegiatan itu diantaranya, bahwa Bupati Cirebon beserta Ketua DPRD menegaskan bahwa menabung sejak dini mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan membedakan kebutuhan dari keinginan.

Melalui even itu, Kepala OJK Cirebon mendorong agar budaya hemat tidak sekadar menjadi seremonial tahunan, melainkan kebiasaan berkelanjutan melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) dan program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Sementara gerakan Inklusi Keuangan itu mewujudkan aksi nyata, yakni sebanyak 529 siswa Sekolah Rakyat secara resmi membukakan rekening Simpanan Pelajar (SimPel), sebagai langkah awal akses ke layanan perbankan formal.

Dikesempatan itu OJK Cirebon pun memberikan apresiasi kepada Lembaga Jasa Keuangan (LJK) terbaik, yang aktif mendukung program edukasi dan inklusi pelajar di kawasan Ciayumajakuning.

Langkah kolaboratif ini juga merujuk pada capaian Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 oleh OJK dan BPS, yang mencatat kenaikan indeks literasi keuangan nasional menjadi 69,57 persen (dari 66,64 persen di 2025) serta indeks inklusi keuangan sebesar 93,61 persen (dari 92,74 persen di 2025).

Melalui sinergi pemerintah, industri perbankan, dan sekolah, gerakan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang cerdas serta bijak mengelola keuangan masa depan.

Penghargaan diberikan dalam sejumlah kategori, yakni:

Kategori KEJAR Termasif

- BPR: Perumda BPR Majalengka ,- Bank Umum: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk KC Majalengka

Kategori KEJAR Tertinggi

- BPR: PT Perseroda BPR Kuningan - Bank Umum: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk KC Kuningan

Kategori Financial Literacy Award (FLA) Segmen Pelajar

- BPR: PT Perseroda BPR Kuningan - Bank Umum: PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Cirebon

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi industri jasa keuangan untuk terus memperluas implementasi KEJAR dan meningkatkan edukasi keuangan bagi pelajar di wilayah Ciayumajakuning.

Kehadiran pemerintah daerah, KPwBI Cirebon, DPRD, dunia pendidikan, Perbarindo, serta industri jasa keuangan dalam Hari Indonesia Menabung 2026 menjadi wujud komitmen bersama dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan di wilayah Ciayumajakuning.

OJK Cirebon akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong masyarakat yang semakin cerdas, inklusif, dan terlindungi dalam menggunakan produk serta layanan jasa keuangan.

“Hari Indonesia Menabung adalah momentum untuk menanamkan satu pesan sederhana kepada generasi muda: masa depan tidak hanya dipersiapkan dengan cita-cita, tetapi juga dengan kebiasaan baik yang dilakukan sejak sekarang. Salah satunya adalah menabung dan mengelola keuangan secara bijak,” tutup Kepala OJK Cirebon.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, OJK Cirebon berkomitmen terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya masyarakat yang semakin cerdas, inklusif, dan terlindungi dalam menggunakan produk dan layanan jasa keuangan.

H

Henigun