SEPUTARBANK, BANDUNG – Kinerja positif BPR Syariah Baituridha Pusaka kembali mendapat apresiasi dalam ajang BPR Syariah Award 2026 yang digelar Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Syariah Seluruh Indonesia (HIMBARSI). BPR Syariah Baituridha Pusaka dinobatkan sebagai BPR Syariah dengan Kinerja Terbaik 2026 untuk kategori BPR Syariah dengan aset di atas Rp250 miliar.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil penilaian dewan juri independen dari pihak eksternal HIMBARSI. BPR Syariah Baituridha Pusaka yang berkantor pusat di Kota Bandung dinilai mampu menunjukkan kinerja positif dan konsisten dalam menjalankan bisnis perbankan syariah.
BPR Syariah Award menjadi salah satu program HIMBARSI yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) HIMBARSI 2026. Program ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja BPR Syariah sekaligus mendorong terciptanya iklim kompetisi yang sehat, inovasi layanan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.
Direktur Utama BPR Syariah Baituridha Pusaka, Popi Shopia, hadir langsung menerima penghargaan tersebut dalam rangkaian Rakornas HIMBARSI 2026 yang berlangsung di Kota Solo, Jumat (21/8/2026).
Kepada Seputarbank, Senin (24/8/2026), Popi Shopia menyampaikan rasa syukur atas kembali diraihnya penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kinerja seluruh jajaran BPR Syariah Baituridha Pusaka.
“Alhamdulillah, kinerja kami yang positif mendapatkan apresiasi sebagai BPR Syariah terbaik dalam kurun waktu dua tahun terakhir melalui BPR Syariah Award yang diselenggarakan HIMBARSI,” ujar Popi.
Ia menambahkan, penghargaan tahun ini sekaligus menjadi pencapaian berkelanjutan karena BPR Syariah Baituridha Pusaka meraih penghargaan dalam kategori yang sama seperti pada tahun 2025.
Aset BPR Syariah Baituridha Tumbuh 15 Persen
Popi menjelaskan, hingga Juni 2026, total aset BPR Syariah Baituridha Pusaka telah mencapai Rp485,4 miliar. Angka tersebut tumbuh sekitar 15 persen secara year on year (YoY).
Dari sisi penyaluran pembiayaan, realisasinya telah mencapai Rp405,64 miliar. Sementara itu, laba yang diperoleh dari penyaluran pembiayaan dan pengelolaan aset tercatat sebesar Rp19,83 miliar.
“Kepercayaan masyarakat juga tercermin dari dana yang berhasil kami himpun, yaitu sebesar Rp240,68 miliar,” terang Popi.
Dari sisi kesehatan bank, kinerja BPR Syariah Baituridha Pusaka juga menunjukkan indikator yang positif. Non Performing Financing (NPF) Neto tercatat hanya 0,39 persen, sedangkan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berada di level 60,76 persen.
Adapun tingkat Return on Asset (ROA) tercatat sebesar 8,54 persen.
“Hal positif dari perjalanan bisnis kami yang tergambar ini menjadi bagian penting untuk menjaga perusahaan agar tetap sehat, tumbuh, dan memberikan manfaat yang penuh keberkahan kepada masyarakat,” tuturnya.

Apresiasi untuk Karyawan dan Nasabah
Popi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan BPR Syariah Baituridha Pusaka yang dinilai telah bekerja secara solid dan konsisten dalam mencapai target-target yang ditetapkan melalui Rencana Bisnis Bank.
Menurutnya, pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pemangku kepentingan, khususnya pengurus dan pemegang saham yang terus memberikan dukungan terhadap pertumbuhan bisnis perusahaan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada karyawan BPRS Baituridha atas hasil kerja keras mereka. Penghargaan ini merupakan dedikasi dan loyalitas mereka,” ungkap Popi.
Ia juga mengapresiasi dukungan pengurus dan pemegang saham dalam menjalankan berbagai program perusahaan, serta loyalitas seluruh nasabah yang terus mempercayakan kebutuhan layanan perbankannya kepada BPR Syariah Baituridha Pusaka.
“Tak lupa kepada seluruh nasabah BPR Syariah Baituridha yang loyal terhadap layanan yang kami berikan,” tutupnya.