Transformasi Perbankan Gebrakan BRI Dipuji DPR RI

Transformasi Perbankan Gebrakan BRI Dipuji DPR RI

SEPUTARBANK JAKARTA - Gebrakan Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI)!Hery Gunardi dalam memperkuat fundamental perusahaan di tengah ketidakpastian ekonomi global, mendapat pujian dari legislator Senayan.

Dalam Diskusi Strategis DPR dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero Tbk di Jakarta, pekan lalu, Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto, menyampaikan, dalam menjaga ketahanan sektor perbankan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, strategi yang dijalankan BRI menunjukkan arah yang tepat.

Pada diskusi bertema Strategi Perbankan dalam Menghadapi Pelemahan Kondisi dan Indikator Ekonomi Nasional tersebut, Darmadi mengungkapkan dirinya menilai, BRI tetap mampu mempertahankan kinerja yang solid, di tengah tekanan geopolitik, tingginya suku bunga global, serta tantangan terhadap daya beli masyarakat,

Kesolidan itu, dikatakan politisi PDI Perjuangan ini, terlibat dari pertumbuhan kredit, dana pihak ketiga (DPK), dan profitabilitas yang tetap berlanjut dengan didukung struktur pendanaan yang semakin kuat serta kualitas bisnis yang terus membaik.

Saya mengapresiasi kepemimpinan Direktur Utama BRI yang mampu membawa perusahaan tetap tumbuh di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan. Transformasi yang dilakukan bukan hanya menjaga kinerja perusahaan, tetapi juga memperkuat peran BRI sebagai motor penggerak perekonomian nasional,” ujarnya .

Tak hanya itu, Darmadi melanjutkan, transformasi BRIvolution Reignite,m menjadi bukti keseriusan perseroan dalam memperkuat sumber pendanaan, merevitalisasi bisnis inti, mengembangkan sumber pertumbuhan baru, hingga membangun fondasi perusahaan yang semakin kuat dan berdaya saing.

Strategi yang diambil BRI ini, menurut dia, menjadi bekal penting bagi BRI untuk menghadapi dinamika industri perbankan ke depan.

Darmadi juga mengapresiasi keberhasilan BRI dalam mendorong transformasi digital melalui penguatan ekosistem BRImo dan QLola, peningkatan dana murah (CASA), perbaikan kualitas kredit, serta penguatan operasional dan teknologi. Ia menilai berbagai capaian tersebut menunjukkan bahwa transformasi yang dilakukan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja perusahaan.

Lebih lanjut, Darmadi menegaskan bahwa sebagai bank milik negara, BRI memiliki tanggung jawab besar untuk tidak hanya menciptakan nilai ekonomi melalui profitabilitas, tetapi juga menghadirkan nilai sosial bagi masyarakat.

Karena itu, ia mengapresiasi komitmen BRI dalam mendukung program-program prioritas pemerintah, memperluas inklusi keuangan, serta memperkuat pembiayaan kepada sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

“BRI selama ini menjadi bank yang paling dekat dengan masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Saya berharap komitmen tersebut terus diperkuat sehingga BRI tidak hanya menjadi bank terbesar di Indonesia, tetapi juga menjadi institusi keuangan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.

Menurut Darmadi, tantangan ekonomi ke depan masih memerlukan kewaspadaan, mulai dari ketidakpastian global, dinamika nilai tukar, hingga kondisi likuiditas yang semakin ketat. Namun dengan strategi transformasi yang konsisten dan kepemimpinan yang adaptif, ia optimistis BRI akan terus menjadi salah satu pilar utama ketahanan ekonomi nasional.

“Ke depan saya berharap BRI terus menjaga kualitas aset, memperkuat inovasi digital, serta meningkatkan daya saing agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. Dengan fundamental yang semakin kuat, saya optimistis BRI akan terus memberikan kontribusi besar bagi pembangunan ekonomi Indonesia,” tutup Darmadi.