Kunjungi BPR Hasamitr Makassar, BPR Bank Arto Moro Perkuat Sinergi Dorong Pertumbuhan Bisnis

Kunjungi BPR Hasamitr Makassar, BPR Bank Arto Moro Perkuat Sinergi Dorong Pertumbuhan Bisnis

SEPUTARBANK MAKASSAR - PT BPR Bank Arto Moro melakukan langkah strategis, demi memperkuat posisi sebagai institusi perbankan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di kancah nasional.

Langkah yang dilakukan oleh manajemen BPR Bank Arto Moro sebagai BPR swasta terbesar di Kota Semarang ini adalah menggelar kunjungan kerja, sekaligus studi banding ke markas BPR Hasamitra di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (9/7/2026).

Agenda kunjungan ini juga menjadi momentum penting untuk menjajaki berbagai peluang kolaborasi strategis demi mendorong pertumbuhan bisnis kedua belah pihak.

Delegasi tingkat tinggi Bank Arto Moro ini dipimpin langsung oleh Pemegang Saham Pengendali (PSP) yang juga menjabat sebagai Komisaris Utama, Prof. Dr. H. Subyakto, SH, MH, MM, didampingi Kepala Bagian SDM, Umum dan Pengembangan, Sugiarno, SH, serta jajaran tim ahli.

Kehhadiran mereka disambut hangat oleh Direktur Utama BPR Hasamitra, I Nyoman Supartha, SE, dan Komisaris Independen, Livinus Rantelino, SE, beserta jajaran manajemen senior BPR Hasamitra Makassar.

Bagi Bank Arto Moro, kunjungan lintas pulau ini merupakan bagian integral dari strategi jangka panjang korporasi untuk memperluas cakrawala bisnis dan memetakan praktik terbaik (best practices) di industri BPR.

Langkah ini dinilai sangat krusial dalam membangun sinergi antarlembaga guna menghadapi lanskap industri perbankan nasional yang bergerak kian dinamis dan penuh tantangan.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Subyakto menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sambutan impresif yang diberikan oleh keluarga besar BPR Hasamitra.

Ia menegaskan bahwa rekam jejak inovasi dan kematangan pengalaman yang dimiliki BPR Hasamitra merupakan referensi yang sangat valid dan berharga bagi Bank Arto Moro untuk mengakselerasi proses transformasi internal perusahaan.

"Kami sangat berterima kasih atas penerimaan yang begitu hangat ini. Kami melihat ada banyak sekali aspek positif yang dapat diadopsi dari BPR Hasamitra, mulai dari keberhasilan mereka melakukan transformasi digital, penerapan tata kelola perusahaan yang akuntabel, pengembangan sumber daya manusia, hingga formulasi strategi pelayanan prima kepada nasabah. Bagi kami, studi banding seperti ini merupakan investasi pengetahuan (knowledge investment) yang sangat bernilai tinggi," urai Prof. Subyakto.

Pakar hukum dan manajemen ini menggarisbawahi bahwa era kompetisi murni di industri perbankan rakyat sudah mulai bergeser. Saat ini, kunci utama agar BPR dapat terus tumbuh secara sehat, kuat, dan berkelanjutan adalah melalui kolaborasi yang inklusif serta semangat untuk saling menguatkan.

"Kami meyakini bahwa masa depan industri BPR harus dibangun di atas fondasi sinergi. Yang kita butuhkan saat ini bukanlah saling menjatuhkan dalam persaingan, melainkan saling menginspirasi dan memperkuat kapasitas kelembagaan. Oleh karena itu, kami juga secara resmi mengundang jajaran manajemen BPR Hasamitra untuk melakukan kunjungan balasan ke Semarang, agar rajutan silaturahmi dan hubungan baik ini dapat terus terjaga serta berlanjut secara konkret," paparnya.

Sepanjang rangkaian agenda, delegasi Bank Arto Moro disuguhkan paparan komprehensif mengenai peta jalan (roadmap) transformasi BPR Hasamitra.

Sebagai informasi, BPR Hasamitra saat ini telah menancapkan posisinya sebagai BPR terbesar di Sulawesi Selatan sekaligus masuk dalam jajaran 5 besar BPR terbesar di Indonesia secara nasional, dengan kekuatan aset yang telah menyentuh angka kisaran Rp3,1 triliun.

Pertemuan dua kekuatan regional ini—Bank Arto Moro sebagai pionir BPR swasta di Semarang dan BPR Hasamitra sebagai raksasa di Indonesia Timur—tidak sekadar menyoroti angka-angka pencapaian bisnis. Bank Arto Moro secara mendalam mengeksplorasi strategi pengelolaan manajerial yang nantinya dapat disesuaikan dengan karakteristik dan ekosistem bisnis di Jawa Tengah.

Beberapa poin internal yang dibahas secara intensif meliputi penguatan budaya kerja berbasis pola pikir bertumbuh (growth mindset), implementasi sistem Key Performance Indicator (KPI) yang objektif dan terukur, kepemimpinan adaptif, hingga sistem promosi internal yang berbasis prestasi (merit system).

Di samping itu, dibahas pula strategi taktis dalam menjaga kualitas kredit serta komitmen investasi berkelanjutan pada sektor pengembangan modal manusia (human capital development).

Tak kalah penting, delegasi Semarang juga mempelajari akselerasi digitalisasi yang telah diaplikasikan secara sukses oleh BPR Hasamitra. Portofolio digital tersebut mencakup layanan deposito online, tabungan digital, kapabilitas mobile banking, integrasi QRIS, jaringan ATM Bersama, hingga lini layanan prioritas (wealth management) untuk nasabah eksklusif.

Deretan inovasi teknologi ini memicu diskusi konstruktif yang akan dijadikan bahan rujukan utama dalam menyempurnakan agenda digitalisasi layanan Bank Arto Moro kepada masyarakat luas.

Bagi manajemen Bank Arto Moro, lawatan ke Makassar ini diposisikan sebagai proses pembelajaran organisasi (organizational learning) yang substantif, bukan sekadar seremonial belaka. Seluruh data, pengalaman, dan temuan lapangan yang diperoleh akan dijadikan bahan evaluasi makro sekaligus referensi strategis dalam menyusun Rencana Bisnis Bank (RBB), baik pada aspek penetrasi pasar, efisiensi operasional, penguatan teknologi informasi, strategi pemasaran, hingga tata kelola SDM.

Gayung bersambut, Direktur Utama BPR Hasamitra, I Nyoman Supartha, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif proaktif Bank Arto Moro dalam membuka kran komunikasi antar-BPR besar ini. Ia menaruh harapan besar agar kedekatan yang terjalin mampu bermutasi menjadi kerja sama taktis yang membawa kemaslahatan bersama bagi kedua institusi.

"Kami berharap dari kunjungan kerja ini akan segera lahir kolaborasi yang saling menguntungkan (win-win solution). Terima kasih kami ucapkan kepada Bank Arto Moro yang telah memilih BPR Hasamitra sebagai mitra diskusi dan destinasi studi banding. Kami tentu akan menindaklanjuti undangan dari Prof. Subyakto untuk bertandang ke Semarang. Kami sangat antusias untuk membangun sinergi bersama Bank Arto Moro," tutur I Nyoman Supartha optimistis.

Melalui momentum studi banding lintas daerah ini, Bank Arto Moro kembali menegaskan komitmennya untuk tidak pernah berhenti belajar, berinovasi, dan memperluas jejaring kemitraan dengan lembaga perbankan terkemuka di tanah air.

Langkah strategis ini diharapkan dapat mempercepat laju transformasi korporasi menjadi BPR yang modern, profesional, berteknologi tinggi, dan memiliki daya saing unggul demi memberikan layanan keuangan terbaik bagi nasabah dan masyarakat.