Kemendag Perkuat Program Pendampingan UMKM Agar Tembus Pasar Ekspor

Kemendag Perkuat Program Pendampingan UMKM Agar Tembus Pasar Ekspor

​ SEPUTARBANK, JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus memperkuat berbagai program pendampingan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu berkontribusi lebih besar terhadap ekspor nasional sekaligus menjadi eksportir yang berdaya saing di pasar global.

Kepada media yang diberitakan Antara di Jakarta, Rabu (08/07/2026), Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan UMKM merupakan salah satu fokus utama pemerintah dalam pengembangan ekspor nasional.

Karena itu, Kemendag menjalankan berbagai program yang mencakup peningkatan kapasitas pelaku usaha, penyediaan informasi pasar, fasilitasi akses pasar, hingga promosi di pasar internasional.

"UMKM merupakan salah satu fokus utama dalam pengembangan ekspor nasional," ujar Puntodewi.

Puntodewi menyampaikan pada tahap awal Kemendag memberikan pendampingan melalui Export Coaching Program (ECP), pelatihan, workshop, dan klinik ekspor.

Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai prosedur ekspor, persyaratan di negara tujuan, strategi pemasaran internasional, hingga penyusunan dokumen ekspor.

Selain meningkatkan kapasitas pelaku usaha, Kemendag juga menyediakan informasi pasar dan intelijen bisnis yang meliputi kajian pasar, tren produk, peluang ekspor, serta regulasi dan persyaratan teknis di negara tujuan.

Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi pelaku UMKM dalam menyusun strategi ekspor yang lebih tepat sasaran.

Untuk memperluas akses pasar, Kemendag memfasilitasi kegiatan penjajakan bisnis antara pelaku usaha Indonesia dengan calon pembeli dari berbagai negara, baik secara luring maupun daring. Kegiatan tersebut didukung oleh jaringan Perwakilan Perdagangan Indonesia di luar negeri.

Promosi produk UMKM juga terus diperkuat melalui partisipasi pada berbagai pameran internasional, penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI), misi dagang, serta beragam kegiatan promosi di pasar-pasar potensial.

Di sisi digital, Kemendag mengembangkan platform InaExport sebagai sarana promosi yang mempertemukan eksportir Indonesia dengan pembeli internasional sekaligus menyediakan informasi mengenai peluang pasar ekspor.

Puntodewi berharap berbagai program yang dijalankan secara terintegrasi tersebut dapat mendorong semakin banyak UMKM naik kelas menjadi eksportir yang mampu memenuhi standar internasional, memperluas pasar, serta meningkatkan kontribusi terhadap ekspor nasional.

"Melalui berbagai upaya yang terintegrasi tersebut, Kementerian Perdagangan berharap semakin banyak UMKM yang mampu naik kelas menjadi eksportir, memenuhi standar internasional, memperluas pasar ekspor, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan ekspor nasional dan pertumbuhan ekonomi Indonesia," imbuhnya.

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia / Editor : Debby H. Mano, Sumber Kantor Berita Antara.