SEPUTARBANK, SURABAYA – Produk pembiayaan berupa gadai emas masih menjadi salah satu bisnis unggulan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Syariah yang banyak diminati masyarakat. Melihat tingginya potensi pasar tersebut, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Syariah Seluruh Indonesia (Himbarsi) Jawa Timur menggelar Pelatihan Penaksir Gadai bekerja sama dengan Muamalat Institute.
Ketua DPW Himbarsi Jawa Timur, Agus Mulyana, mengatakan pelatihan ini diikuti oleh 34 peserta yang berasal dari 16 BPR Syariah di Jawa Timur, NTB dan Maluku. Menurutnya, peningkatan kompetensi penaksir gadai menjadi kebutuhan penting untuk mendukung perkembangan bisnis pembiayaan gadai syariah.
"Potensi pasar terhadap bisnis gadai semakin tinggi di tengah masyarakat. Karena itu, SDM BPR Syariah harus memiliki kemampuan penaksiran yang baik agar layanan yang diberikan profesional, akurat, dan sesuai dengan prinsip syariah," ujar Agus dalam rilis yang didapatkan Seputarbank, Jum'at (24/04/2026).
Ia menambahkan, pembiayaan gadai syariah merupakan salah satu lini bisnis yang memiliki prospek cerah bagi BPR Syariah. Selain menjadi solusi pembiayaan cepat bagi masyarakat, produk ini juga mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan bisnis BPR Syariah.
Melalui pelatihan tersebut, para peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan mengenai teknik penaksiran emas, manajemen risiko, hingga penerapan prinsip-prinsip syariah dalam layanan gadai. Diharapkan, hasil pelatihan dapat meningkatkan kualitas layanan BPR Syariah sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap produk pembiayaan gadai syariah.
"Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing BPR Syariah di tengah pesatnya perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia," tandasnya