Lewati ke konten utama
BPR/BPRS 2 Menit Baca

BPRS Carana Kiat Andalas Ikuti Capacity Building Tingkatkan Optimisme SDI yang Tangguh dan Berkinerja Prima

R

Redaksi

20 July 2026

BPRS Carana Kiat Andalas Ikuti Capacity Building Tingkatkan Optimisme SDI yang Tangguh dan Berkinerja Prima

SEPUTARBANK, SUMBAR - PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Carana Kiat Andalas mengikuti Capacity Building  dengan tema Membangun Optimisme dan Kinerja Prima menuju BPRS yang tangguh dan berkelanjutan.

Kepada seputarbank, Senin (20/07/20270 Yayan Adi Saputra Direktur Utama BPRS Carana Kiat Andalas menegaskan bahwa pelatihan Capacity Building sangat dibutuhkan oleh sumber daya insani khususnya BPR Syariah Carana Kiat Andalas.

Ditahun ini kata Yayan,  Capacity Building dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 18-19 juni 2026 berlokasi di Harau Payakumbuh bersama dengan BPRS lain yang masih anggota dari HIMBARSI Wilayah Sumatera Barat.

”Peningkatan kualitas mutu sumber daya insani menjadi program penting bagi kami. SDI di BPRS Carana Kiat Andalas harus memiliki skill ataupun knowledge yang mumpuni agar menjadi bagian penting dalam peningkatan bisnis perusahaan yang tumbuh, sehat dan berkelanjutan,”tuturnya.

Dengan moto perusahaan Wa Tawazun  (Adil Dan Seimbang) Dan Maslahah (Kemaslahatan) lanjut Yayan, BPRS Carana Kiat Andalas menyiapkan para karyawan sebagai wadah informasi mengenai bank syariah.

”Edukasi dan literasi sangat penting untuk diberikan kepada masyarakat agar memahami maksud dan tujuan kami BPRS Carana Kita Andalas sebagai lembaga keuangan syariah yang memberikan manfaat dunia dan akhirat sesuai moto perusahaan,” ujarnya.

Disisi lain lanjut Yayan, BPRS Carana Kiat Andalas terus tumbuh secara bisnis untuk bisa memberikan dampak kepada masyarakat baik dalam hal pemberian fasilitas pembiayaan kepada para pelaku usaha ataupun tempat investasi berupa tabungan dan deposito yang sesuai syariah.

”Asset kami telah mencapai Rp 42,780 miliar. Pembiayaan yang telah disalurkan sebesar Rp 33,964 miliar dan telah menghimpun dana sekitar Rp 29,06 miliar. Ini menunjukkan bahwa kami telah hadir dalam meningkatkan ekonomi masyarakat,” tutupnya.

R

Redaksi