BPR KMCS Melebur Dengan Grup, Nama Berganti Menjadi BPR KMI

BPR KMCS Melebur Dengan Grup, Nama Berganti Menjadi BPR KMI

SEPUTARBANK, MANADO – PT BPR Kredit Mandiri Celebes Sejahtera (KMCS) menggelar acara rebranding nama Perusahaan untuk berganti identitas menjadi PT BPR Kredit Mandiri Indonesia (KMI) setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan untuk melakukan merger.

Perubahan identitas ini merupakan bagian dari proses merger empat Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di bawah satu pengendali sebagai implementasi kebijakan penguatan industri BPR yang diamanatkan dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Presiden Direktur PT BPR Kredit Mandiri Indonesia, Andy disela acara yang dilaksanakan di The Sentra Hotel, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat (26/6/2026) mengatakan rebranding dilakukan sebagai tindak lanjut mandat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat industri BPR melalui konsolidasi.

"Grup kami sebelumnya memiliki lima BPR di bawah pengendali yang sama. Saat ini empat BPR telah bergabung menjadi satu, termasuk BPR Kredit Mandiri Celebes Sejahtera di Manado yang kini menjadi bagian dari PT BPR Kredit Mandiri Indonesia," ujarnya.

Andy menjelaskan, penggabungan tersebut memperkuat posisi keuangan perusahaan.

Total aset BPR Kredit Mandiri Indonesia kini telah melampaui Rp 1 triliun dengan modal hampir mencapai Rp 160 miliar.

"Penggabungan ini memberikan dampak yang sangat positif karena kapasitas keuangan kami menjadi jauh lebih besar," katanya.

Komisaris Utama PT BPR Kredit Mandiri Indonesia, Melvin Wangkar, menambahkan peningkatan modal akan memperluas kemampuan perusahaan dalam menyalurkan pembiayaan, khususnya kepada pengusaha.

"Dengan modal yang semakin besar, kami bisa menjangkau lebih banyak debitur dan membantu pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara karena semakin banyak sektor usaha yang dapat kami biayai," ujarnya.

Menurut Andy, fokus utama pembiayaan perusahaan tetap berada pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Sejak awal BPR kami memang didesain untuk melayani UMKM. Hampir seluruh portofolio kredit kami didominasi sektor tersebut," jelasnya.

Selain memperkuat permodalan, rebranding juga diharapkan meningkatkan kepercayaan nasabah, terutama para deposan.

Melvin mengatakan perubahan identitas perusahaan dibarengi dengan kondisi keuangan yang lebih kuat sehingga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menyimpan dananya.

"Ketika aset dan modal semakin besar, deposan akan semakin nyaman menempatkan tabungan maupun deposito di BPR kami," katanya.

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri