SEPUTARBANK, Tangerang Selatan — PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Mulia Berkah Abadi secara resmi mengumumkan perubahan nama perusahaan menjadi PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Amani Mulia Indonesia (Amani) setelah mendapatkan persetujuan resmi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Perubahan ini merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan dalam memperkuat identitas, meningkatkan kepercayaan publik, serta memperluas peran dalam industri perbankan syariah nasional.
Perubahan nama tersebut telah melalui proses hukum dan mendapatkan persetujuan dari regulator serta instansi terkait, antara lain Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 7 Tahun 2024, Keputusan RUPS tanggal 11 Maret 2026, Akta Pernyataan Keputusan Rapat Nomor 08 tanggal 30 Maret 2026, Persetujuan Kementerian Hukum RI Nomor AHU-0021564.AH.01.02 Tahun 2026 dan Surat Keputusan OJK Provinsi Banten Nomor KEP-27/KO.114/2026 tanggal 21 April 2026
Dalam rilis yang diterima oleh awak media, Endro Yuniaryo Direktur Utama PT Amani Bank menyampaikan bahwa perubahan nama ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi mencerminkan komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan perbankan syariah yang lebih inklusif, modern, dan berorientasi pada keberlanjutan.
“Nama baru ‘Amani Mulia Indonesia’ atau Amani Bank merepresentasikan nilai amanah, kepercayaan, dan kemuliaan dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Kami optimis transformasi ini akan memperkuat positioning perusahaan di industri perbankan syariah,” ujarnya, Selasa 21 April 2026.
Perusahaan menegaskan bahwa seluruh kegiatan operasional, produk, layanan, serta hubungan dengan nasabah tetap berjalan normal tanpa perubahan mendasar, kecuali pada identitas nama perusahaan.
”Dengan identitas baru ini, kami yakin PT BPR Syariah Amani Mulia Indonesia akan menargetkan pertumbuhan bisnis yang lebih agresif, termasuk penguatan segmen pembiayaan produktif, ekosistem dan enterprise banking, serta peningkatan kualitas layanan digital dan engagement kepada Masyarakat” tutupnya.
Sebagai tambahan informasi PT BPR Syariah Mulia Berkah Abadi di dirikan pada tahun 1995 dengan nama BPRS Risalah Ummat, Kemudian tahun 2010 Berdirinya BPRS Mulia Berkah Abadi. Per desember 2025, BPRS Mulia membukukan asset sebesar Rp 512.681.171.733 dan mencatatkan laba 8.010.065.914.






