SEPUTARBANK, JAKARTA – PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) memperoleh fasilitas pinjaman bilateral senilai US$ 76 juta dari pemegang saham pengendalinya, Kasikornbank Public Company Limited (KBank). Transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi yang dilakukan untuk memperkuat likuiditas jangka pendek sekaligus mendukung penyaluran kredit.
Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Selasa (7/7/2026), Direktur Utama Bank Maspion, Kasemsri Charoensiddhi menjelaskan bahwa KBank bertindak sebagai pemberi pinjaman, sedangkan Bank Maspion menjadi penerima pinjaman.
BMAS memperoleh dua fasilitas pinjaman, yakni fasilitas pertama senilai US$ 5 juta dengan tenor hingga 6 bulan sejak tanggal penarikan. Sementara itu, fasilitas kedua sebesar US$ 71 juta memiliki tenor hingga 12 bulan sejak tanggal penarikan. Kedua fasilitas tersebut dikenakan suku bunga tetap yang disesuaikan dengan kondisi pasar saat berlaku.
Kasemsri bilang seluruh dana pinjaman akan ditarik sekaligus (single disbursement). Pihaknya bakal menggunakan dana tersebut untuk mendukung kebutuhan likuiditas jangka pendek bank sekaligus menunjang penyaluran kredit kepada nasabah.
Untuk diketahui, KBank merupakan ultimate shareholder Bank Maspion melalui anak usahanya, Kasikorn Vision Financial Company Pte. Ltd. (KVF), yang memiliki 86,03% saham Bank Maspion atau setara 89,48% kepemilikan oleh Kasikorn Group.
Kasemsri memastikan transaksi afiliasi tersebut tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 42/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti, Sumber Kontan.