SEPUTARBANK, BOGOR- Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) menargetkan tim nasional bola voli putri U18 Indonesia mampu melaju hingga partai final Princess Cup U18 serta finis di posisi empat besar pada AVC Girls Cup 2026 yang digelar di Nakhon Ratchasima, Thailand.
Penanggung jawab Pelatnas Voli, Loudry Maspaitella, mengatakan partisipasi Indonesia dalam dua turnamen tersebut menjadi momentum penting, mengingat pada edisi sebelumnya tim Merah Putih sempat absen di AVC Girls U18.
“Tahun 2023 Indonesia juga menjadi runner-up di Princess Cup, namun waktu itu Indonesia tidak tampil di AVC Girls U-18 yang sangat disayangkan penyelenggara. Kali ini kami ikut dua-duanya karena digelar berurutan dan di tempat yang sama,” ujar Loudry saat pelepasan tim di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Rabu, (17/06/2026).
Tim voli putri U18 Indonesia dijadwalkan tampil terlebih dahulu di Princess Cup U18 pada 21–28 Juni, sebelum melanjutkan ke AVC Girls Cup 2026 pada 1–8 Juli.
Pada ajang Princess Cup, PBVSI menargetkan minimal hasil yang sama dengan edisi 2023, yakni mencapai final atau mempertahankan status runner-up.
Sementara itu, di AVC Girls Cup 2026, Indonesia tergabung di Grup C bersama Jepang, Iran, dan Filipina. Meski berada di grup yang cukup berat, tim tetap ditargetkan mampu menembus empat besar.
Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo menegaskan bahwa federasi hanya akan memberangkatkan tim jika para pemain dinilai sudah siap secara fisik, teknik, dan mental.
“Kalau kita berani berangkatkan tim, berarti kita siap,” kata Imam.
Ia juga meminta para pemain tampil tanpa tekanan berlebih, namun tetap menunjukkan semangat untuk mengharumkan nama Indonesia di level internasional.
“Kami berharap dukungan dari masyarakat Indonesia agar duta bangsa ini bisa meraih hasil terbaik atau setidaknya sesuai dengan target yang dicanangkan,” ujarnya.
Sumber: ANTARA