SEPUTARBANK, PALU - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu dan PT Citra Palu Minerals (CPM) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) program penyaluran dana tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) digunakan untuk kepentingan pembangunan daerah di ibu kota Sulawesi Tengah.
"Kami mengapresiasi komitmen PT CPM menyalurkan program CSR melalui kerja sama yang terkoordinasi bersama Pemkot Palu," kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid di Rumah Dinas pada, Selasa (23/06/2026).
Ia mengemukakan kesepakatan itu menjadi langkah yang sangat baik untuk memastikan program-program CSR dapat berjalan lebih terarah, memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
Kedua belah pihak telah menyusun sejumlah program prioritas yang akan menjadi sasaran utama penyaluran CSR perusahaan, di bidang keagamaan, PT CPM menyiapkan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk pembangunan lima masjid setiap tahun sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan sarana ibadah di ibu kota Sulawesi Tengah.
Selain itu, perusahaan juga berkomitmen memberikan bantuan perlengkapan kerja berupa rompi, topi, dan sepatu kepada 3.500 anggota program padat karya pemerintah kota.
"Pada sektor pendidikan pihak perusahaan menyediakan program beasiswa bagi 1.000 generasi muda Kota Palu untuk pendidikan jenjang S1, S2, hingga S3. Komitmen telah disusun tentu kami kawal," ujarnya.
Selanjutnya program-program telah dicanangkan akan melalui proses verifikasi bersama antara pemerintah dan perusahaan, guna memastikan bantuan diberikan cepat dan tepat sasaran.
Dalam Perjanjian kerja sama pihak perusahaan juga memfasilitasi dana pembinaan olahraga senilai Rp150 juta per tahun kepada 46 cabang olahraga di Kota Palu.
Dana tersebut disalurkan langsung kepada masing-masing cabang olahraga, sementara Pemkot Palu bertugas melakukan pengawasan dan pendampingan supaya pemanfaatan dan berjalan optimal untuk menunjang pembinaan atlet serta peningkatan prestasi olahraga daerah.
"Masyarakat lingkar tambang harus tetap menjadi perhatian perusahaan melalui berbagai program pemberdayaan, penguatan ekonomi, layanan kesehatan, maupun kegiatan sosial lainnya," ucap Hadianto.
Lebih lanjut ia menjelaskan, kesepakatan-kesepakatan yang dicapai juga melibatkan PT CPM dalam penguatan pembangunan kawasan Waterfront Park Talise, membentang dari kawasan Penggaraman hingga Kampung Nelayan.
Pembangunan kawasan tersebut direncanakan berlangsung selama tiga tahun, dimulai 2026 dan ditargetkan rampung pada tahun 2028 melalui pelaksanaan secara bertahap.
"Sebagai perusahaan bergerak di bidang pertambangan emas, CPM juga harus mengambil peran yang lebih, karena wilayah Teluk Palu merupakan kawasan strategis sekaligus menjadi ruang publik untuk dinikmati semua orang," tuturnya.
Pewarta : Mohamad Ridwan Editor: Andilala- Ant