KEBUMEN – PT BPR BKK Kebumen (PERSERODA) secara resmi meluncurkan program Kredit Kompak (Kredit Murah Pedagang Pasar Kebumen) sebagai bentuk dukungan nyata bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ini menjadi kabar baik bagi para pedagang pasar di Kebumen. Pasalnya, peluncuran program ini dilakukan bersamaan dengan inisiatif Selaras (Sengkuyung Nglarisi Pasar) yang dicanangkan oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, di Pasar Tumenggungan pada Senin (24/3/2025) lalu.
Sebagai informasi, pada program Selaras tersebut, Bupati menandatangani Surat Edaran (SE) yang mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berbelanja di pasar tradisional.
Sedangkan untuk persoalan permodalan para pedagang, Kredit Kompak hadir sebagai solusi, dengan menawarkan syarat yang mudah dan tanpa potongan administrasi atau provisi.
“Pedagang akan menerima dana kredit secara utuh sesuai dengan plafon yang diajukan, tanpa ada potongan apa pun. Semua proses tetap mengikuti standar administrasi yang berlaku,” ujar Direktur BPR BKK Kebumen, Sutrisno.
Sutrisno menjelaskan, untuk program ini, Pemerintah Kabupaten Kebumen menyiapkan subsidi bunga sebesar Rp 350 juta, diperuntukkan bagi 796 debitur.
Bagi pedagang yang ingin mengajukan Kredit Kompak, berikut persyaratan yang harus dipenuhi:
- 1. Mengajukan permohonan tertulis
- 2. Fotokopi KTP pemohon dan pasangan (suami/istri).
- 3. Foto pemohon serta tempat usaha.
- 4.
- Fotokopi Kartu Keluarga.
Masih diterangkan Sutrisno, plafon kredit yang bisa diajukan maksimal Rp 2 juta.
Tidak hanya pedagang pasar, program ini juga menyediakan bantuan subsidi bunga Rp 200 juta untuk para petani yang ingin mengakses kredit.
“Bagi yang berminat, silakan datang langsung ke kantor kami di Jalan Sarbini untuk informasi lebih lanjut,” tambah Sutrisno.
Ia menambahkan, hadirnya Kredit Kompak, maka diharapkan pedagang pasar dan petani di Kebumen bisa semakin berkembang dan berdaya saing tinggi.