SEPUTARBANK, TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang meluncurkan gerakan transisi pendidikan anak usia dini (PAUD) ke sekolah dasar (SD) Menyenangkan dalam rangka memberikan hak pembelajaran yang tepat.
Dalam sambutanya di acara peluncuran, Pj Bupati Tangerang Andi Ony Prihartono mengatakan bahwa bentuk dukungan pemerintah terhadap PAUD melalui Program Transisi PAUD ke SD yang bertujuan menciptakan masyarakat Tangerang yang religius, cerdas, sehat dan sejahtera.
“Pemkab Tangerang meluncurkan program transisi PAUD-SD agar seluruh keluarga memastikan setiap anak mendapat haknya dalam memperoleh pembelajaran yang tepat,” kata dalam kegiatan peluncuran di Hotel Lemo, Tangerang, Kamis (25/01/24)
Menurut dia, program transisi PAUD-SD perlu dilakukan karena saat ini masih terjadi kesalahpahaman praktik terkait pembelajaran bagi anak usia dini di lapangan. Seperti masih memberlakukan tes baca, tulis dan hitung (calistung) untuk anak SD.
“Masih banyak anak yang langsung masuk kelas 1 SD, tanpa mengikuti PAUD, sehingga anak tidak mendapat fase pondasi yang menjadi haknya,” tuturnya.
Ia pun mengajak stakeholder lainnya untuk ikut mendukung gerakan penguatan transisi PAUD ke SD. Salah satunya, meniadakan tes calistung sebagai salah satu syarat masuk SD.
“Jadi sebelum masuk SD, anak-anak nantinya akan melaksanakan dua pekan masa pengenalan sekolah yang menyenangkan dan melaksanakan pembelajaran yang membangun enam kemampuan pondasi anak dengan cara dan suasana yang menyenangkan,” terangnya.
Ia berharap semua pihak yang terkait langsung bisa saling menguatkan komitmen untuk melakukan transisi perubahan perilaku peserta didik dari PAUD ke SD sehingga mampu menguasai kemampuan dasar sesuai profil pelajar Pancasila.
“Apalagi usia 0-8 tahun merupakan masa keemasan pada siklus hidup manusia. Pada masa ini, sangat penting bagi keluarga dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang positif agar anak dapat belajar kapanpun dan dimanapun dengan menyenangkan,” ungkapnya.
(Rep: Riman, sumber Ant)