SEMARANG – Ajang Miss Muslimah ASN dan BUMD Provinsi Jawa Tengah 2025 menjadi panggung bagi para pegawai pemerintah dan BUMD untuk menampilkan kecerdasan, integritas, dan keanggunan.
Tak ketinggalan, BPR BKK Jateng sebagai salah satu BUMD di Provinsi Jawa Tengah turut mengambil peran di ajang Jateng Halal Festival ini, dengan mengirimkan sakah satu pegawai Kantor Cabang Banyumas, Desi Sukmawati.
Bagi BPR BKK, ajang ini bukanlah sekadar kompetisi peragaan busana, melainkan sebuah pernyataan bahwa pegawai BUMD memiliki banyak sisi. Kehadiran Desi menegaskan bahwa BPR BKK Jateng tidak hanya fokus pada pelayanan ekonomi, tetapi juga aktif melestarikan budaya, nilai-nilai religius, dan pemberdayaan perempuan.
Desi menuturkan, kebaya muslim modern yang ia kenakan memiliki makna mendalam. “Kebaya melambangkan keluhuran budaya Jawa, sementara nuansa muslimah menegaskan identitas religius saya,” ungkapnya. Menurutnya, perpaduan ini mengirimkan pesan kuat bahwa modernitas dapat berjalan beriringan dengan akar budaya dan nilai keislaman.
Lebih dari sekadar memperebutkan gelar, Desi berharap partisipasinya dapat menjadi inspirasi. “Saya ingin menunjukkan bahwa sebagai abdi negara, kita tetap bisa berkarya dan menjadi teladan. Kita bisa menjaga marwah perempuan muslimah, bahkan melalui busana,” pungkasnya.
Kompetisi ini akan mencapai puncaknya pada 22 Agustus 2025 dalam penutupan Jateng Halal Festival, di mana para pemenang akan menerima penghargaan langsung dari Gubernur Jawa Tengah.